Mahasiswa Unpad Bantu Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa Bomberay

  • 06 Okt 2026 13:06 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Perwakilan mahasiswa dan alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) melaksanakan asistensi mengajar bagi siswa kelas X hingga XII Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Hidayah Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) tersebut berlangsung sejak 19 Agustus hingga 14 November 2026.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan MAS Al-Hidayah Bomberay kepada Universitas Padjadjaran untuk mendukung proses pembelajaran di madrasah melalui asistensi mengajar, bimbingan belajar, serta pengayaan materi. Kegiatan PKM ini diketuai Prof. Dr. Atwar Bajari, M.Si.

Dalam pelaksanaannya, lima mahasiswa dan alumni Unpad mendapat penugasan sesuai bidang masing-masing. Mereka terdiri dari Sarach Diba Hidayat, Raja Bani Yudanegara, Adista Nurfadilla, Denis Setia Prismayana, serta Miryam Elizabeth Rambe.

Pendampingan pembelajaran dilakukan di tengah keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan yang dimiliki sekolah. Pihak MAS Al-Hidayah Bomberay menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, di antaranya buku bagi siswa dan guru untuk seluruh mata pelajaran, peralatan olahraga, serta alat peraga pembelajaran.

Kepala Madrasah Aliyah Al-Hidayah Bomberay, Darmiati, S.Pd.I., mengatakan kehadiran mahasiswa Unpad memberikan perubahan terhadap kemampuan siswa, khususnya dalam penggunaan komputer dan pembelajaran Bahasa Inggris. “Sebelum diajar mahasiswa, masih banyak siswa yang belum mengetahui pengoperasian komputer. Setelah diajarkan, sebagian besar sudah paham. Untuk Bahasa Inggris, siswa sudah mulai bisa reading, writing, dan speaking, tetapi masih tahap awal,” katanya.

Perubahan pengalaman belajar juga dirasakan siswa. Putri, siswa kelas XII, mengatakan kehadiran mahasiswa membuat siswa memiliki lebih banyak kesempatan mempelajari mata pelajaran yang sebelumnya jarang diperoleh. “Kalau ada kakak-kakak, kami lebih sering belajar. Apa yang sebelumnya tidak pernah kami pelajari, sekarang bisa kami pelajari, seperti Bahasa Inggris dan informatika yang jarang sekali,” ujarnya.

Siswa lainnya, Ramlan, berharap pendampingan dari mahasiswa Unpad dapat dilakukan lebih sering, terutama untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, dan komputer. “Saya berharap kakak-kakak dari Unpad lebih sering mengajar. Kalau kakak Unpad mengajar, kami jadi cepat paham, terutama Bahasa Inggris dan matematika,” katanya.

Selain mengajar di kelas, mahasiswa juga menyiapkan modul ajar serta melakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk melihat perkembangan pengetahuan siswa. Khusus siswa kelas XII, pendampingan diarahkan pada latihan soal dan berbagi pengalaman mengenai kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan. Program asistensi mengajar ini dijadwalkan berlangsung hingga 14 November 2026 dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pembelajaran sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk tindak lanjut sesuai kebutuhan madrasah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....