Karhutla Berulang Mengubah Wajah Padang Teletubbies Distrik Bomberai

  • 05 Okt 2026 13:43 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi berulang selama berbulan-bulan mengubah kondisi Padang Teletubbies di Distrik Bomberai, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Kawasan yang sebelumnya dikenal dengan hamparan savana hijau dan menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk menikmati pemandangan kini sebagian besar terlihat hangus akibat kebakaran.

Sebagian area Padang Teletubbies dipenuhi rerumputan kering yang terbakar. Vegetasi pepohonan di sejumlah titik juga hangus hingga menyisakan permukaan tanah berwarna hitam. Kondisi kawasan semakin memprihatinkan karena kabut asap putih tebal masih terlihat menyelimuti sejumlah bagian lokasi.

Padahal, Padang Teletubbies selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan yang memiliki panorama alam terbuka dengan hamparan rerumputan. Kondisi tersebut membuat kawasan itu kerap dimanfaatkan warga untuk menikmati suasana alam maupun mengabadikan foto.

Di tengah kondisi kawasan yang terdampak kebakaran, sejumlah bagian Padang Teletubbies mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Rerumputan hijau terlihat tumbuh kembali di beberapa titik, terutama pada lokasi yang sebelumnya pernah terdampak kebakaran pada tahun-tahun lalu.

Dampak kebakaran juga mulai dirasakan terhadap keberadaan satwa di sekitar kawasan tersebut. Warga mengaku semakin jarang menjumpai sejumlah hewan yang sebelumnya mudah terlihat, seperti kupu-kupu dan burung. Kondisi lingkungan yang semakin kering dinilai turut memengaruhi keberadaan satwa di kawasan itu.

"Sudah tidak ada hewan-hewan lagi seperti kupu-kupu, burung juga sudah tidak terlihat. Lingkungan juga kering," ujar Rizal, salah satu warga. Ia mengaku prihatin karena kebakaran terus berulang dan melanda kawasan hutan serta lahan di sekitar tempat masyarakat beraktivitas.

"Hari-hari masyarakat menghirup udara tidak segar imbas dari kebakaran hutan yang terus-menerus ini," katanya. Hingga kini, Karhutla masih dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Fakfak, di antaranya Distrik Bomberai, Tomage, Karas, Kokas, Mbahamdandara, hingga Fakfak Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....