Akses Sanggram-Weri Berlumpur, Mobilitas Warga Fakfak Terhambat

  • 01 Sep 2026 13:32 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Memasuki usia 126 tahun pada November 2026, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, masih dihadapkan pada persoalan konektivitas antarwilayah. Salah satunya ruas Jalan Sanggram-Weri di Distrik Fakfak Timur yang hingga kini belum sepenuhnya memadai untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Ruas tersebut menjadi jalur penting bagi warga dari Kampung Sanggram menuju Kampung Weri yang merupakan ibu kota Distrik Fakfak Timur. Namun, kondisi jalan yang sebagian masih berupa tanah dan kerikil membuat perjalanan masyarakat belum berjalan optimal, terlebih ketika hujan mengguyur kawasan tersebut.

Salah seorang warga, Taufik, mengatakan kondisi jalan sangat menyulitkan pengendara, khususnya pengguna kendaraan roda dua. Menurutnya, jalan yang berlumpur saat hujan membuat kendaraan sulit melintas dan membutuhkan kehati-hatian ekstra.

“Kami harapkan ada perhatian dari Pemerintah terkait kondisi jalan Sanggram-Weri supaya bisa dibuat bagus dan masyarakat senang hati melewati jalan ini,” ujar Taufik.

Ia mengatakan, akses jalan yang lebih baik sangat dibutuhkan karena jalur tersebut digunakan warga untuk berbagai aktivitas, termasuk bekerja dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Perbaikan jalan dinilai dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memangkas waktu perjalanan.

“Kalau supaya orang banyak bisa lancar ke sana, atau membantu kami yang bekerja di sana, maka kami harapkan adanya perhatian,” tambahnya.

Jarak Kampung Sanggram dan Kampung Weri diperkirakan sekitar 8–10 kilometer. Namun, kondisi topografi pesisir Fakfak Timur yang berbukit serta kondisi jalan yang rusak dan sebagian masih dalam pengerjaan membuat perjalanan darat dapat memakan waktu hingga 2–3 jam. Ruas Sanggram-Weri merupakan bagian dari pembangunan konektivitas pesisir yang dikerjakan secara bertahap melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), dalam rangka menghubungkan kawasan dari pusat Kota Fakfak menuju Distrik Karas melalui jalur Sanggram-Weri-Nusalasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....