Puskesmas Bomberai Minta Tambahan Masker Hadapi Ancaman Karhutla

  • 24 Agt 2026 15:47 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Puskesmas Bomberai meminta tambahan stok masker kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak sebagai langkah antisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terhadap kesehatan masyarakat, khususnya ancaman Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kepala Puskesmas Bomberai, Abdul Azis Alzubaidy, mengatakan kondisi kesehatan masyarakat di wilayah tersebut masih relatif baik meski Karhutla masih berlangsung. Menurutnya, permintaan tambahan masker dilakukan sebagai upaya pencegahan sebelum muncul peningkatan gangguan kesehatan akibat paparan asap.

"Memang dari temuan kami, meski Karhutla masih terjadi, alhamdulillah kondisi kesehatan masyarakat relatif baik. Permintaan masker ini sebagai langkah antisipasi,” jelas Abdul Azis.

Ia mengatakan, selama Karhutla terjadi, pihak Puskesmas Bomberai secara rutin membagikan masker kepada masyarakat. Namun, kegiatan tersebut membuat persediaan masker yang tersedia di puskesmas kini mulai menipis.

"Kami membutuhkan tambahan stok dari Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak dan akan segera bersurat untuk itu,” terangnya. Abdul Azis menambahkan, meski musim kemarau telah berlangsung lebih dari tiga bulan, kasus ISPA di wilayah kerja Puskesmas Bomberai belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Kendati demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai berbagai penyakit yang dapat muncul selama kondisi kemarau dan Karhutla, termasuk gastritis yang masuk dalam daftar 10 penyakit menonjol di puskesmas.

Selain persoalan asap, kemarau panjang juga berdampak pada ketersediaan air bersih masyarakat. Abdul Azis menyebutkan, hujan belum turun selama lebih dari satu bulan. Untuk menjaga pelayanan, Puskesmas Bomberai kini terbantu dengan adanya satu sumur bor. Ia mengimbau masyarakat tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan mencukupi kebutuhan air bersih serta tidak membuang hajat sembarangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....