Kelompok Karya Mandiri Kembangkan Minyak Kayu Putih Fakfak
- 30 Jan 2026 08:37 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kelompok Karya Mandiri Kampung Bumi Moroh Indah, Distrik Bomberai, terus mengembangkan produksi minyak kayu putih lokal. Ketua kelompok, Albayan Iha, menjelaskan bahwa seluruh bahan baku berasal dari kebun sendiri.
Albayan mengatakan, daun kayu putih dibudidayakan secara mandiri di lahan seluas 20 hektar yang tersebar di wilayah Distrik Bomberai. Selain itu, setengah hektar lahan di sekitar lokasi produksi juga ditanami pohon kayu putih.
Menurutnya, pengelolaan kebun dilakukan secara bertahap agar ketersediaan bahan baku tetap terjaga. Hal ini penting untuk menjamin kesinambungan produksi minyak kayu putih lokal.
Dalam satu kali proses produksi, daun kayu putih yang disiapkan berkisar 50 hingga 70 kilogram. Daun tersebut dipilih dari pohon yang telah memenuhi usia panen. Setelah dipanen, daun kayu putih tidak langsung disuling. Daun terlebih dahulu diangin-anginkan selama dua hari di dalam ruangan.
“Proses pengeringan ini bertujuan untuk mengurangi kadar air dalam daun. Dengan demikian, kualitas minyak yang dihasilkan menjadi lebih baik”ujarnya. Albayan menegaskan bahwa kualitas bahan baku sangat menentukan hasil akhir minyak kayu putih. Karena itu, pemilihan daun dilakukan secara selektif.
Ia berharap pengelolaan bahan baku secara mandiri ini dapat menjadi contoh bagi pengembangan produk lokal lainnya. Menurutnya, kemandirian bahan baku adalah kunci keberlanjutan usaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....