Dana Desa Tersendat, Pendidikan Kampung Werpigan Terdampak

  • 14 Jan 2026 14:16 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala Kampung Werpigan, Distrik Wartutin, Rusli Patiran, menyampaikan bahwa selain pembangunan rumah kancing tutup, terdapat sejumlah program kampung lainnya yang belum dapat direalisasikan. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui RRI pada Rabu, 14 Januari 2026, di Kampung Werpigan. Ia menjelaskan bahwa program yang tidak terealisasi tersebut berkaitan langsung dengan sektor pendidikan dan pembinaan sumber daya manusia di kampung.

Menurut Rusli Patiran, program yang terdampak antara lain bantuan dana pendidikan bagi anak-anak Kampung Werpigan, serta pembayaran honor bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan guru mengaji.

Ia menjelaskan bahwa tidak terealisasinya program-program tersebut disebabkan oleh kendala pencairan dana kampung, khususnya dana yang bersumber dari APBN melalui skema Non Earmark atau Dana Desa yang penggunaannya berada di luar ketentuan pusat.

“Akibat dana yang tidak dapat dicairkan tepat waktu, sejumlah kegiatan yang telah direncanakan dan disepakati dalam perencanaan kampung terpaksa ditunda bahkan mungkin tidak terealisasi pelaksanaannya” Ujarnya.

Rusli Patiran menyayangkan kondisi tersebut karena program pendidikan dan honor tenaga pengajar sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak serta pembinaan moral dan keagamaan masyarakat kampung.

Ia berharap ke depan terdapat kejelasan dan percepatan proses pencairan dana kampung, sehingga program-program pendidikan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Kampung Werpigan dapat kembali dilaksanakan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....