Perjalanan Laut Menegangkan Warnai Misi Penanaman Kopi
- 28 Nov 2025 15:07 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Perjalanan menuju lokasi penanaman kopi di Kampung Siboru, Distrik Wartutin, beberapa waktu lalu, menyimpan kisah tersendiri bagi tim Yayasan Henggi Totora Fakfak. Meski harus ditempuh melalui jalur laut dengan kondisi yang cukup menantang, kegiatan tersebut tetap berlangsung lancar dan penuh semangat.
Tim yayasan bersama warga berangkat pagi hari menggunakan transportasi laut. Gelombang yang dikhawatirkan di musim angin barat ini terkadang meninggi membuat perjalanan terasa menegangkan. Namun, seluruh rombongan tetap berfokus pada tujuan untuk melaksanakan program pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi masyarakat.
Pendiri Yayasan Henggi Totora Fakfak, Paskalina Iba, mengaku perjalanan kali ini memberikan pengalaman berbeda. Menurutnya, medan menuju Siboru kerap menuntut kesiapan fisik dan mental, terlebih saat kondisi laut tidak dapat diprediksi.
“Kami pergi menggunakan transportasi laut. Walaupun menegangkan, tapi syukur karena cuaca aman terkendali sehingga perjalanan aman sampai di tujuan,” ujar Paskalina Iba kepada RRI, Jum’at (28/11/2025).
Tiba di Kampung Siboru, rasa tegang selama perjalanan terbayar dengan sambutan hangat warga setempat. Suasana gotong royong langsung terasa ketika mereka bersama-sama menuju lahan seluas dua hektar yang menjadi lokasi pembersihan dan penanaman kopi.
Kegiatan penanaman kopi sebanyak 300 bibit itu kemudian berlangsung penuh antusias. Warga, tokoh kampung, serta para pemuda dengan semangat bekerja bahu membahu bersama pihak yayasan. Semangat kolektif itu dianggap sebagai modal utama dalam mengembangkan potensi perkebunan lokal.
Selain membawa pesan pelestarian lingkungan, kegiatan ini diharapkan menjadi peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Siboru. Paskalina menilai, partisipasi warga sangat penting untuk memastikan keberlanjutan tanaman kopi ke depan.
Perjalanan pulang tim yayasan juga berjalan lancar, ditutup dengan rasa syukur atas kegiatan yang berhasil dilaksanakan. Bagi Yayasan Henggi Totora Fakfak, pengalaman menuju Siboru menjadi pengingat bahwa komitmen terhadap kepedulian lingkungan selalu sebanding dengan setiap tantangan yang dihadapi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....