Yayasan Henggi Totora Ajak Warga Jaga Mangrove Bersama

  • 28 Nov 2025 13:56 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Kegiatan pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove kembali mendapat dukungan kuat dari Yayasan Henggi Totora Fakfak. Pada Jumat, 28 November 2025, pendiri yayasan, Paskalina Iba, menyampaikan komitmennya dalam mendukung upaya pemulihan pesisir bersama masyarakat Kampung Purwahab Tonggo.

Paskalina menjelaskan bahwa langkah penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menghijaukan pesisir, tetapi juga untuk melindungi kampung dari risiko abrasi dan kerusakan ekosistem laut. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat dianggap sangat penting agar upaya ini terus berkelanjutan dan memberi manfaat jangka panjang.

Sebagai bentuk dukungan nyata, yayasan tidak hanya menanam bersama warga tetapi juga memberikan uang tunai sebesar Rp300 ribu per orang. Bantuan tersebut diberikan sebagai stimulus agar warga lebih semangat mengikuti kegiatan dan menjaga tanaman mangrove yang telah ditanam.

Menurut Paskalina, nilai bantuan bukanlah hal utama. Yang terpenting adalah niat dan tujuan bersama dalam menjaga lingkungan demi masa depan generasi berikutnya. Ia berharap masyarakat memahami bahwa mangrove adalah aset berharga yang harus dipelihara bersama.

“Jangan lihat besarnya uang yang diberikan, tetapi lihat tujuan kita bersama ke depan. Kami dari yayasan ingin yang terbaik, dan setelah penanaman ini mari kita sama-sama memelihara mangrove agar hasilnya dapat dirasakan oleh semua.”ujar Pendiri Yayasan Henggi Totora Fakfak, Paskalina Iba kepada RRI.

Lebih lanjut, Paskalina menegaskan bahwa Yayasan Henggi Totora adalah mitra pemerintah dalam upaya pelestarian lingkungan. Kolaborasi dengan pemerintah, menurutnya, sangat dibutuhkan agar program-program lingkungan dapat berjalan lebih maksimal di seluruh wilayah Fakfak.

Ia berharap pemerintah daerah dapat memberi perhatian dan dukungan lebih terhadap kegiatan pemulihan pesisir, terutama di kampung-kampung yang rentan terhadap abrasi. Sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ekosistem mangrove.

Dengan adanya kerja sama antara yayasan, pemerintah, dan masyarakat, Paskalina optimistis tujuan jangka panjang dalam mengembalikan kelestarian lingkungan pesisir Fakfak dapat terwujud. Ia menutup pernyataannya dengan mengajak warga untuk tidak berhenti menanam dan merawat mangrove sebagai warisan penting bagi masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....