Polsek Bomberay Sigap Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

  • 11 Nov 2025 11:22 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di wilayah Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak. Peristiwa ini berlangsung pada Minggu (09/09/2025) sekitar pukul 16.00 WIT, tepatnya di kawasan SP 6 Jalur 7 dan 8 Kampung Bumi Muro Indah. Kepulan asap tebal terlihat membumbung tinggi, memicu kepanikan warga sekitar yang khawatir api meluas ke pemukiman.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 14.45 WIT, ketika masyarakat melaporkan adanya kobaran api kepada petugas piket jaga Polsek Bomberay. Petugas kemudian segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi di lapangan.

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati lahan di Jalur 7 dan 8 sudah dilalap api yang cukup besar. Melihat kondisi itu, petugas piket segera menghubungi Kapolsek Bomberay Iptu Aldin La Ady, S.H. guna meminta dukungan penanganan. Kapolsek bersama sejumlah anggota kemudian terjun langsung ke lapangan untuk memimpin proses pemadaman.

Upaya pemadaman dilakukan bersama masyarakat sekitar dengan menggunakan peralatan seadanya. Meski keterbatasan sarana menjadi tantangan utama, sinergi antara petugas dan warga membuahkan hasil. Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam hingga api benar-benar berhasil dikendalikan.

Sekitar pukul 18.30 WIT, api dinyatakan padam sepenuhnya. Setelah memastikan kondisi aman, Kapolsek dan anggota meninggalkan lokasi dengan situasi yang terkendali. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam insiden ini, namun sebagian area lahan terbakar dan menyisakan puing-puing hitam bekas kebakaran.

Pihak kepolisian mencatat telah mengambil sejumlah langkah dalam penanganan kejadian tersebut, di antaranya menerima laporan masyarakat, mendatangi tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan pemadaman api. Polsek Bomberay juga terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik rawan kebakaran di wilayah hukumnya.

Musim panas yang melanda wilayah Bomberay disertai hembusan angin kencang membuat risiko kebakaran semakin tinggi. Rumput ilalang dan semak yang mengering menjadi bahan bakar mudah terbakar, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan demi mencegah kejadian serupa terulang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....