Pelatihan Cilok Jadi Wahana Pemberdayaan Ekonomi Warga

  • 31 Okt 2025 05:51 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah Nyata (KKDN) UIN Walisongo Semarang yang berkolaborasi dengan Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) terus menghadirkan kegiatan inspiratif di tengah masyarakat Kampung Offie, Distrik Teluk Patipi, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Kali ini, para mahasiswa mengadakan pelatihan pembuatan cilok sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi kreatif dan pembukaan peluang bisnis rumahan bagi warga setempat.

Kegiatan yang berlangsung belum lama ini, digelar di rumah Bapak Hambali Kabes. Suasana tampak ramai dan penuh kehangatan dengan kehadiran ibu-ibu dari RT 1 hingga RT 3 yang antusias mengikuti proses pembuatan cilok dari awal hingga akhir.

Pelatihan ini diinisiasi sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digagas oleh mahasiswa KKDN bersama AFKN. Bahan-bahan untuk pelatihan telah disiapkan oleh mahasiswa, sementara masyarakat tinggal mempraktikkan cara membuat cilok dengan bimbingan langsung dari mahasiswa. Para peserta diajarkan mencampur adonan tepung tapioka dan terigu, membentuk bulatan cilok, hingga merebus dan menyiapkan bumbu kacang khas yang menjadi pelengkapnya.

Menurut Hima, salah satu mahasiswa KKDN yang menjadi pendamping kegiatan, pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat tentang potensi usaha kecil yang bisa dijalankan dari rumah.

“Kami ingin mengenalkan bahwa usaha kecil seperti membuat cilok bisa menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Modalnya tidak besar, tapi kalau ditekuni bisa menambah penghasilan keluarga,” ujar Hima dengan semangat.

Sementara itu, salah satu peserta kegiatan, Ibu Ratih, mengaku senang dan berterima kasih kepada mahasiswa KKDN yang telah memberikan pelatihan tersebut.

“Saya senang sekali ikut kegiatan ini. Ternyata bikin cilok itu mudah dan bisa dijual ke anak-anak sekolah atau di pasar. Terima kasih adik-adik mahasiswa sudah ajarkan kami,” tutur Ibu Ratih dengan senyum bahagia.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh keakraban. Setelah cilok matang, warga dan mahasiswa bersama-sama mencicipi hasil buatan mereka sambil berbagi cerita dan tawa. Suasana kekeluargaan semakin terasa saat para peserta saling berdiskusi mengenai peluang pemasaran produk yang telah dibuat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKDN UIN Walisongo dan AFKN berharap masyarakat Kampung Offie dapat lebih berdaya secara ekonomi dan termotivasi untuk mengembangkan usaha kecil berbasis rumah tangga. Kegiatan sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa dakwah sosial dapat dilakukan dengan cara yang kreatif, membumi, dan bermanfaat bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....