Rumah Produksi Minyak Kayu Putih akan Dibangun Difakfak

  • 29 Agt 2025 11:57 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan menargetkan pembangunan rumah produksi minyak kayu putih di tahun ini. Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmorojati, mengatakan rumah produksi tersebut akan didukung bantuan langsung kepada masyarakat dengan nilai sebesar Rp190 juta. Fasilitas ini dirancang sesuai standar untuk menampung mesin dan proses produksi.

Namun, Widhi mengungkapkan, setelah adanya kunjungan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari, dibutuhkan penyesuaian tambahan agar rumah produksi benar-benar memenuhi standar mekanisme BPOM. “Untuk menjadikan rumah produksi itu sesuai standar SNI, tentu dibutuhkan tambahan biaya agar proses pengolahan, ekstrak daun kayu putih, hingga pengemasan produk bisa terjamin mutunya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan produksi minyak kayu putih di Fakfak akan dilaksanakan di SP6 Kampung Bumi Muro Indah. Seluruh proses, mulai dari pengolahan daun kayu putih hingga menjadi produk siap jual, akan dilakukan oleh masyarakat lokal. Produk yang dihasilkan ditargetkan memiliki sertifikasi halal dan mampu dipasarkan ke berbagai wilayah.

Widhi menambahkan, meski tanaman kayu putih umumnya termasuk kategori tanaman kehutanan, saat ini sudah mulai dibudidayakan oleh masyarakat. Salah satunya, lahan seluas 4 hektare milik warga bernama Albayan Iha yang siap menjadi pemasok bahan baku utama. “Dari sisi ketersediaan bahan baku, kita sudah cukup siap,” jelasnya.

Selain itu, Dinas Perkebunan juga mencatat adanya lahan sekitar 40 hektare lebih yang ditanami kayu putih oleh pihak kehutanan. Potensi ini akan dikolaborasikan untuk memperkuat ketersediaan daun sebagai bahan baku, sehingga produksi minyak kayu putih dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dengan dukungan fasilitas produksi berstandar BPOM dan SNI, Kabupaten Fakfak diharapkan mampu menghasilkan minyak kayu putih berkualitas tinggi. “Kalau semua persyaratan terpenuhi, maka produksi minyak kayu putih dari Fakfak bisa menjadi produk unggulan daerah yang berdaya saing,” pungkas Widhi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....