Pasar Barter Mambunibuni Didorong Menjadi Warisan Budaya Takbenda
- 09 Sep 2026 15:33 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Persiapan pelaksanaan Festival Budaya Teluk Berau yang dipusatkan di Pasar Barter, Kampung Mambunibuni, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, terus dimatangkan oleh panitia dan pemerintah daerah. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak, Muhammad Ilham Nurdin, mengatakan kesiapan kegiatan, termasuk tata acara dan susunan rundown, telah berjalan sesuai dengan rencana. Evaluasi tahap akhir dijadwalkan dilakukan pada Kamis, 10 September 2026.
“Untuk kesiapan Festival Teluk Berau sendiri, kesiapan di atas terkait dengan tata dan rundown-rundown telah berjalan sebagaimana mestinya dan direncanakan kita akan mengevaluasi tahap akhir pada hari Kamis 10 September 2026,” ujar Ilham.
Menurutnya, persiapan festival juga mendapat perhatian dari Balai Pelestarian Kebudayaan yang membawahi wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya serta Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi.
Kehadiran sejumlah pihak tersebut berkaitan dengan upaya mendorong tradisi pasar barter di Kampung Mambunibuni agar mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Tradisi barter dinilai memiliki nilai budaya yang telah berlangsung secara turun-temurun di Kabupaten Fakfak.
“Perlakuan barternya itu akan kami dorong untuk menjadi warisan budaya tak benda yang sudah secara turun-menurun ada di Kabupaten Fakfak,” kata Ilham.
Ilham menegaskan Festival Budaya Teluk Berau tidak hanya menjadi kegiatan hiburan atau euforia masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pelestarian kebudayaan serta membuka ruang bagi pengakuan terhadap budaya lokal. Tradisi barter antara keluarga dari wilayah gunung dan pesisir juga diharapkan tetap berlangsung tanpa mengubah tata cara yang telah diwariskan.
“Festival ini bukan cuma sekadar euforia, tapi ini juga bentuk pelestarian kebudayaan dan proses untuk membuka ruang pengakuan terhadap budaya yang ada di Kabupaten Fakfak,” ujarnya.
Pada pelaksanaan festival 12 September 2026, kegiatan pasar barter akan diramaikan dengan berbagai atraksi budaya. Pertunjukan tersebut meliputi tarian khas Kabupaten Fakfak dan masyarakat adat, serta permainan tradisional yang mulai jarang dikenal oleh generasi anak-anak saat ini. Pemerintah berharap permainan tradisional tersebut dapat kembali diperkenalkan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda agar lebih tangkas sekaligus menjaga warisan budaya yang telah ada secara turun-temurun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....