Sanggar Tanace Tampilkan Budaya Fakfak pada Peringatan Islam Bersejarah

  • 09 Agt 2026 08:20 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Perayaan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua di Kabupaten Fakfak menjadi ruang pelestarian seni dan budaya daerah. Salah satu yang tampil memukau adalah Sanggar Tanama Cengkeh Tiga atau Tanace.

Sanggar yang dipimpin Wahid Weripih membawakan tarian tradisional Titir, Tumor, dan Sawat dalam rangkaian Haflah pada 7 Agustus 2026. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Bagi masyarakat Fakfak, tarian Titir, Tumor, dan Sawat bukan sekadar hiburan. Ketiga kesenian itu merupakan warisan budaya yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.

"Kami ingin terus melestarikan seni budaya Fakfak. Karena budaya adalah identitas kita, maka sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan mewariskannya kepada generasi muda," ujar Ketua Sanggar Tanace, Wahid Weripih.

Melalui penampilan tersebut, Sanggar Tanace menunjukkan bahwa seni budaya lokal dapat berjalan berdampingan dengan momentum keagamaan dan sejarah. Kehadiran mereka turut memperkaya rangkaian peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua.

Wahid berharap kegiatan budaya seperti ini terus memberikan ruang kepada para pelaku seni daerah untuk berkarya. Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan dukungan semua pihak agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Sanggar Tanace dijadwalkan kembali tampil pada puncak peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua pada 8 Agustus 2026 di RTH KH Ma'ruf Amin Fakfak. Penampilan tersebut menjadi bentuk komitmen sanggar dalam menjaga identitas budaya Fakfak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....