Tujuh Cabang Lomba Semarakkan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua

  • 17 Jul 2026 16:00 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Panitia peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua menggelar tujuh cabang perlombaan sebagai rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kabupaten Fakfak. Beragam perlombaan tersebut menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus upaya melestarikan seni dan budaya Islami di tengah masyarakat.

Berdasarkan informasi dari panitia, tujuh mata lomba yang dipertandingkan meliputi Sholawat, Samrah, pembacaan Surah Yasin, penabuhan Tifa Hadrat, pidato, pembacaan Barzanji, serta penabuhan Tifa Sawat. Seluruh cabang lomba diikuti peserta dari berbagai kelompok usia yang berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Fakfak.

Ketua Panitia 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua, Wahidin Puarada, mengatakan seluruh rangkaian perlombaan akan berlangsung hingga 4 Agustus 2026. Sementara itu, pengumuman para juara akan disampaikan pada malam puncak peringatan yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026.

Menurut Wahidin, pelaksanaan perlombaan tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi media mempererat silaturahmi antarwarga. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keislaman dan budaya lokal.

"Lomba ini akan berlangsung sampai tanggal 4 Agustus 2026, sedangkan pengumuman para juara akan disampaikan pada puncak acara tanggal 8 Agustus 2026," ujar Wahidin Puarada.

Panitia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap cabang lomba dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diajak untuk memaknai peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pelaksanaan lomba dengan tingginya jumlah peserta maupun pengunjung yang memadati arena kegiatan. Kehadiran berbagai cabang perlombaan juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk menampilkan bakat sekaligus melestarikan tradisi Islami yang telah berkembang di Fakfak.

Melalui penyelenggaraan tujuh cabang perlombaan ini, panitia berharap semangat syiar Islam, pelestarian budaya, dan kebersamaan masyarakat terus terjaga. Peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua diharapkan menjadi agenda yang semakin memperkokoh persatuan serta nilai-nilai toleransi di Kabupaten Fakfak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....