Butuh Humor Dapat Membuat Hidup yang Berat Terasa Ringan

  • 31 Jul 2024 12:49 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Cenderung manusia memiliki selera humor, dikutib dari Kumparan.com Asal usul kata “humor” berasal dari bahasa Latin dan awalnya tidak terkait dengan kelucuan. Awalnya, “humor” merujuk pada cairan tubuh yang menjaga keseimbangan kesehatan manusia. Mungkin ketika kita tertawa, hal tersebut dapat menjaga keseimbangan mental dan berdampak pada kesehatan fisik. Oleh karena itu, istilah “humor” mungkin digunakan untuk mencerminkan keseimbangan tersebut dan hanya manusia yang memiliki sifat lucu, makhluk selain manusia tidak memiliki unsur lucu.

Ketika makhluk selain manusia dianggap lucu, biasanya karena ada asosiasi dengan manusia. Sebagai contoh, ketika melihat monyet naik sepeda, kita menilainya sebagai lucu karena monyet tersebut meniru perilaku manusia. Jadi, yang dianggap lucu bukanlah monyetnya, melainkan kemiripannya dengan manusia. Jika monyet tidak menunjukkan tingkah laku mirip manusia atau sesuai dengan insting alaminya, maka tidak akan terlihat lucu bagi kita.

Humor dapat membuat hal-hal berat terasa lebih ringan dan membantu menghadapi kehidupan dengan santai. Bahkan dalam situasi sulit, menganggap candaan sebagai bentuk perlindungan diri dapat membuat tanggapan kita menjadi lebih ringan.

Simon Wiesenthal, seorang aktivis Austria, menyatakan bahwa “Humor is the weapon of unarmed people.” Humor menjadi senjata bagi masyarakat yang tidak memiliki senjata, membantu mereka tersenyum dalam situasi yang sulit.

Mungkin nenek moyang kita memiliki tingkat humor yang tinggi. Meskipun dijajah selama tiga ratus lima puluh tahun, mereka tetap bisa tertawa dan tetap santai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....