Deretan Hewan Yang Pernah ke Luar Angkasa

  • 16 Mei 2024 08:16 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Sejak awal eksplorasi ruang angkasa, manusia telah dibantu oleh berbagai hewan dalam misi-misi penting. Astronaut hewan ini telah memainkan peran penting dalam sejarah penerbangan luar angkasa. Seperti dilansir dari Discover Wild Life, berikut daftar hewan yang pernah terbang ke luar angkasa :

Lalat Buah (Tephritidae)

Pada tahun 1947, lalat buah menjadi hewan pertama yang dikirim ke luar angkasa. Ilmuwan asal Amerika mencoba meneliti kemungkinan paparan radiasi kosmik jika mengirim astronot di kemudian hari. Lalat buah menjadi hewan yang dipilih karena secara genetik memiliki kemiripan dengan manusia. Lalat ini diterbangkan di dalam kapsul dengan misil balistik V-2 hingga ketinggian 109 kilometer. Ketika kembali ke Bumi, kapsul berisi lalat buah mendarat dengan parasut di New Mexico. Hasilnya, lalat buah di dalam kapsul masih hidup tanpa menunjukkan paparan radiasi. Inilah awal mula pengiriman berbagai jenis binatang ke luar angkasa.

- Monyet

Albert II merupakan monyet spesies Rhesus ke dua yang pernah dikirim ke luar angkasa pada 14 juni 1949 untuk menggantikan Albert I yang gagal menjalankan misinya dan akhirnya tewas setelah mencapai ketinggian 63 Km pada 11 Juni 1948. Albert II berhasil dinobatkan sebagai monyet astronot pertama yang berhasil mencapai ketinggian sejauh 134 km dan mencapai ruang gravitasi zero.

- Tikus

Tikus telah menjadi hewan percobaan di laboratorium untuk mengenal lebih jauh tentang tubuh manusia. Pengiriman tikus ke luar angkasa terjadi pada tahun 1950 dan berhasil mencapai ketinggian 137 kilometer. Namun, kegagalan parasut untuk mendarat menyebabkan tikus-tikus ini mati.

- Anjing

Banyak anjing yang sempat dikirim ke luar angkasa. Namun, yang paling terkenal adalah Laika. Laika adalah hewan pertama kali yang berhasil mengelilingi bumi dengan pesawat ulang alik Sputnik 2. Pesawat ini diluncurkan pada 3 November 1957. Laika dikirim dengan persediaan makanan dan cadangan oksigen.

- Simpanse

Ham dan Enos bisa dikatakan sebagai hewan primata pertama yang berhasil ke luar angkasa dengan sukses dan selamat. Ham melakukan perjalanan pertamanya yang memorable 57 tahun yang lalu, tepatnya di 31 Januari 1961. Roket yang menjadi kendaraan tumpangannya adalah Mercury Redstone. Simpanse ini berhasil melakukan tugasnya dalam hal motorik selama 16 menit 29 detik di wilayah mikrogravitasi sebelum menyelesaikan tour wisatanya.

Cerita sukses yang didapat Ham, akhirnya terjadi juga pada Enos. Enos berhasil mendapatkan ketenarannya dimata dunia setelah berhasil kembali mengorbit ke Bumi pada 29 November 1961. *Secara keseluruhan sebanyak 32 ekor monyet dan simpanse telah dikirim ke luar angkasa. Pengiriman ini dilakukan pada tahun 1948 dan 1949.

- Kucing

Lembaga antariksa Perancis juga pernah mengirimkan Felicette ke luar angkasa. Felix adalah seekor kucing jalanan pertama yang dikirim pada 18 Oktober 1963. Perjalanan Felicette berakhir dengan kesuksesan, karena berhasil kembali mendarat ke Bumi dengan menggunakan parasut. Hasil dari jalan-jalan ke luar angkasa ternyata bikin astronot Felicette “The Cat” menjadi selebriti dadakan di Perancis. Wajah kecilnya nya yang bikin semua orang jatuh hati itu, akhirnya diabadikan sebagai foto perangko di beberapa negara Eropa.

- Kura-kura

Pada 15 September 1968, Rocket Zond 5 milik Lembaga Antariksa Uni Soviet menerbangkan seekor Kura-kura di dalam misi perjalanan luar angkasanya. Kura-kura tersebut berhasil melakukan misi tersebut hingga mampu bertahan selama enam hari mengelilingi Bulan. Saat kembali ke Planet Bumi, kondisi hewan tersebut selamat, hanya mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan. Setelah misi keberhasilan tersebut, Uni Soviet kembali menerbangkan Kura-kura berikutnya pada November 1975 dengan Rocket Soyuz 20. Hasil dari tour of space itu pun kembali sukses.

- Kodok

OFO atau The Orbiting “Frog” Otolith adalah sebuah program penelitian yang dibuat NASA pada tahun 1970. Program ini bertujuan untuk melihat ketahanan fisik manusia pada saat berada di luar angkasa. Untuk itulah dikirim sepasang kodok astronot raksasa “bullfrog”, dua kodok tersebut akhirnya dipilih untuk mengikuti misi perjalanan pertama ini pada 9-15 November 1970.

- Laba-laba (Arabella & Anita)

Laba-laba dikirim pada tahun 1973. Kali ini, peneliti ingin mengetahui pengaruh gravitasi terhadap fungsi biologis. Fungsi ini dites dengan menilai apakah laba-laba mampu membuat jaring di luar angkasa. Hasilnya, laba-laba berhasil membuat jaring walau hasilnya sedikit lebih tipis dibandingkan jaring di Bumi.

- Kadal Air

10 Kadal air Liberia dikirim ke luar angkasa pada tahun 1985 dengan menumpang The Bion 7. Kadal-kadal air tersebut dikirim bersama spesimen biologi lainnya, untuk uji coba luka dan regenerasi kesembuhannya dalam ruang gravitasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....