Survey Menunjukkan Laki-Laki yang Tidak Merokok Hanya 5% di Indonesia

  • 11 Apr 2024 13:47 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Data tentang karakteristik dan kebiasaan merokok menjadi penting dalam upaya pengendalian merokok di Indonesia. Namun, hingga saat ini, belum ada data komprehensif dan sistematis yang mewakili seluruh populasi Indonesia.

Dalam sebuah penelitian terbaru, tujuan utamanya adalah untuk memahami karakteristik perokok, kebiasaan merokok, dan tingkat ketergantungan merokok di Indonesia. Subjek penelitian meliputi penduduk yang berusia 15 tahun ke atas, dengan total 12.591 responden.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perokok di Indonesia adalah laki-laki (95%), sebagian besar memiliki latar belakang pendidikan hanya lulusan SD (35%), bekerja (80%), memiliki tingkat ekonomi rendah (79%), dan tinggal di perkotaan (57%).

Rata-rata konsumsi rokok per hari adalah sebanyak 12 batang, dengan pengeluaran sekitar Rp 11.000,00 per pembelian dan Rp 56.000,00 per minggu.

Dalam hal kebiasaan merokok, sebagian besar perokok (46%) merokok dalam waktu lebih dari 60 menit setelah bangun tidur, 68% mengalami kesulitan menahan diri untuk tidak merokok, 37% mengalami kesulitan untuk tidak merokok di pagi hari, 21% langsung merokok ketika bangun tidur, dan 22% merokok saat sedang sakit.

Temuan ini, seperti yang dikutip dari Indozone.Id, menyoroti perilaku merokok yang buruk di masyarakat Indonesia. Hal ini menunjukkan perlunya intervensi dalam bentuk edukasi yang komprehensif, baik secara personal maupun komunal, untuk mengurangi tingkat merokok dan dampak negatifnya terhadap kesehatan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....