Kelepon, Kue Tradisional Yang Mempunyai Makna Filosofis

  • 11 Mar 2024 09:59 WIB
  •  Fak Fak

KBRN,Fakfak : Kelepon, kue yang terbuat dari tepung beras ketan yang diadon dengan tambahan pewarna hijau. Adonan klepon dibentuk seperti bola-bola kecil dan diberi isian berupa gula merah lalu direbus dalam air mendidih. Klepon yang sudah masak lalu dibaluri parutan kelapa. Kue tradisional ini mudah dijumpai terutama di bulan Ramadhan, karena disukai untuk menjadi menu berbuka puasa.

Dilansir dari wikipedia.com, Klepon diduga berasal dari Jawa, tetapi dikenal pula secara meluas di wilayah-wilayah lain di Indonesia. Klepon sudah dikenal setidaknya sejak abad ke-14 dan penganan ini dianggap sebagai kudapan pencuci mulut.

Klepon yang bulat memiliki makna filosofis tersendiri, yaitu tentang hidup manusia yang tidak diketahui ujung dan pangkalnya. Bentuknya yang tidak rata juga melambangkan kehidupan yang tidak selalu mulus dan penuh dengan cobaan. Rasanya yang manis dari gula merah yang meleleh juga melambangkan kebaikan yang bisa dirasakan walaupun tidak selalu terlihat oleh mata kepala manusia. Adapun kelapa yang parutannya digunakan sebagai bahan taburan melambangkan kehidupan manusia yang bertahap, di mana buah kelapa sendiri memliki bagian luar yang keras dan bagian dalam yang lunak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....