Bupati Samaun Dahlan: Jangan Biarkan Persaingan Futsal Rusak Persaudaraan

  • 06 Okt 2026 09:40 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak: Bupati Fakfak Samaun Dahlan mengingatkan seluruh peserta Open Turnamen Futsal Bupati Cup Fakfak 2026 agar tidak menjadikan persaingan di lapangan sebagai alasan untuk mengabaikan persaudaraan.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Bupati Cup 2026 di GOR Krapangit Gewab, Senin 5 Oktober 2026. Turnamen futsal tersebut mengangkat tema “More Than A Game – Fair Play, Respect and Solidarity”.

Menurut Samaun, tema tersebut menegaskan bahwa futsal bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang pembentukan karakter, disiplin, persahabatan dan kebersamaan.

“More than a game berarti futsal bukan sekadar permainan untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, olahraga adalah sarana untuk membentuk karakter, memperkuat persahabatan, menumbuhkan disiplin dan membangun rasa kebersamaan.” ujar Bupati.

Bupati meminta pemain menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan dengan tetap menjunjung tinggi fair play dan menghormati seluruh pihak yang terlibat dalam kompetisi.

Sikap saling menghormati, kata dia, harus ditunjukkan kepada lawan, wasit, official, panitia maupun penonton. Kemenangan tidak akan berarti apabila diraih dengan mengabaikan sportivitas.

“Kepada seluruh pemain, saya berpesan: bertandinglah dengan penuh semangat, tunjukkan kemampuan terbaik, tetapi tetap kendalikan emosi. Jangan sampai sebuah pertandingan olahraga justru menimbulkan perselisihan.” pesan Bupati.

Selain fair play dan respect, Bupati juga menekankan pentingnya solidaritas. Bupati Cup diharapkan menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpemain, antarklub, antarkampung dan antarkomunitas.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Fakfak ingin kompetisi olahraga menjadi bagian dari pembinaan sumber daya manusia sekaligus melahirkan generasi muda yang sehat, disiplin, tangguh dan berkarakter.

Karena itu, Bupati meminta pelatih, official dan pengurus olahraga terus memberikan pembinaan. Para wasit juga diminta menjalankan tugas secara tegas, adil dan profesional.

“Saya tegaskan bahwa persaingan hanya berlangsung di dalam lapangan, tetapi persaudaraan harus tetap terjaga di luar lapangan.” tegasnya.

Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan Bupati Cup sebagai pesta olahraga yang aman, tertib, meriah dan penuh persaudaraan, sekaligus menunjukkan bahwa Fakfak mampu menyelenggarakan kompetisi dengan semangat sportivitas dan kebersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....