Sempat Vakum, Majelis Taklim Nur Tholib Kembali Eksis
- 05 Okt 2026 06:45 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Majelis Taklim Nur Tholib Tanama Atas, Kabupaten Fakfak, memiliki perjalanan panjang dalam mempertahankan kegiatan keagamaan bagi kaum perempuan. Digagas sejak 2017, kegiatan majelis taklim sempat terhenti sebelum kembali diaktifkan pada 2021.
Pembina Majelis Taklim Nur Tholib, Kartika S. Rafani, S.Pd., MM, mengatakan dirinya menjadi salah satu penggagas pembentukan majelis taklim pada 2017. Keinginan tersebut kemudian kembali menguat setelah kegiatan majelis sempat berhenti.
Dorongan untuk menghidupkan kembali kegiatan muncul setelah adanya kegiatan qasidah BKMT. Dari momentum tersebut, muncul keinginan untuk kembali mengumpulkan ibu-ibu dalam kegiatan keagamaan. Pertemuan untuk mengaktifkan kembali majelis kemudian digelar pada 13 Februari 2021 di Masjid Nur Tholib.
"Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anggota untuk belajar agama secara bersama-sama. Pengurus juga menghadirkan ustaz dan ustazah agar anggota dapat memperdalam pemahaman agama serta belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar," ujarnya dalam acara Ngobras di Pro 1 RRI Fakfak.
Ketua Majelis Taklim Nur Tholib Tanama Atas, Sri Iryanti Kasang, S.H.I., MM, mmengatakan selain pengajian rutin, anggota memiliki kegiatan belajar barzanji dan hadrah. Namun, kegiatan tersebut belum berjalan maksimal karena masih terdapat keterbatasan tenaga pengajar. Pengajian rutin dilaksanakan dua kali dalam sebulan, yakni pada hari Minggu pukul 14.00 WIT.
Untuk menjaga keberlangsungan kegiatan, pengurus kemudian mengembangkan pola pengajian dari rumah ke rumah. Cara tersebut menjadi salah satu upaya agar kegiatan tetap berjalan ketika anggota belum berkenan melaksanakan pengajian di masjid. Menurutnya, pola ini justru membuat kegiatan pengajian menjadi lebih aktif.
Majelis Taklim Nur Tholib juga berusaha mengambil bagian dalam berbagai kegiatan Islam dan perlombaan yang diselenggarakan BKMT. Salah satu pencapaian yang pernah diraih adalah juara II lomba qasidah dalam rangka kegiatan memperingati masuknya Islam di Tanah Papua.
Saat ini, anggota Majelis Taklim Nur Tholib berjumlah sekitar 30 hingga 35 orang, dengan sekitar 25 anggota yang aktif. Para pengurus berharap kegiatan tersebut terus berkembang dan menjadi ruang bagi perempuan untuk membiasakan diri melakukan kegiatan positif..
“Jangan ragu untuk bergabung dengan Majelis Taklim atau aktif mengikuti kegiatan keagamaan lainnya. Dengan begitu, kita bisa saling menjaga silaturahmi dan sama-sama belajar. Semoga Majelis Taklim ini semakin berkembang dan lebih maju,” ujar Ketua Majelis Taklim Nur Tholib.
Sementara itu, Kartika selaku pembina juga mengajak para ibu untuk semakin rajin belajar mengaji dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, kebiasaan belajar dan melakukan kegiatan positif diharapkan tidak hanya tumbuh di lingkungan Majelis Taklim, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga ibu-ibu semakin rajin belajar mengaji, semakin lancar mengaji, dan semakin terbiasa melakukan hal-hal positif, bukan hanya di lingkungan Majelis Taklim, tetapi juga di lingkungan sekitar dan keluarga,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....