Majelis Taklim Nur Tholib Tanama Atas Jadi Ruang Perempuan Bersilaturahmi

  • 05 Okt 2026 06:23 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Majelis Taklim Nur Tholib Tanama Atas menjadi salah satu ruang bagi perempuan untuk tetap terhubung di tengah kesibukan sehari-hari. Selain kegiatan keagamaan, pertemuan para anggota dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sekretaris Majelis Taklim Nur Tholib Tanama Atas, Syuhada Temongmere, mengatakan keberadaan majelis taklim membuat para ibu memiliki kesempatan untuk bertemu dan berbaur dengan perempuan lain yang memiliki kesibukan serta profesi berbeda. Menurutnya, pertemuan tersebut memberikan banyak pengalaman dan pembelajaran.

“Silaturahmi bisa membuat kita bertemu dengan ibu-ibu di tengah kesibukan masing-masing. Banyak pelajaran yang kita dapatkan daripada hanya berdiam diri di rumah,” ujar Syuhada dalam Program Ngobras di Pro 1 RRI Fakfak.

Kebersamaan anggota juga terlihat melalui kegiatan sosial. Para ibu turut melakukan kunjungan kepada anggota yang sedang sakit maupun keluarga yang sedang memiliki hajatan. Kegiatan tersebut dinilai mampu menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan di antara anggota.

Menurut Pembina Majelis Taklim Nur Tholib, Kartika S. Rafani, S.Pd., MM, keberadaan majelis taklim juga menjadi sarana untuk mendorong perempuan melakukan berbagai kegiatan positif, baik di lingkungan majelis, keluarga maupun masyarakat.

Namun, mengajak perempuan untuk aktif bukan tanpa tantangan. Kesibukan, rasa malu untuk bergabung, hingga perasaan tersinggung dalam interaksi antaranggota menjadi beberapa hal yang perlu dikelola bersama. Sebagian ibu juga masih sulit diajak mengikuti kegiatan ketika pelaksanaannya berada di masjid.

Ketua Majelis Taklim Nur Tholib Tanama Atas, Sri Iryanti Kasang, S.H.I., MM, menilai perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan keluarga dan lingkungan. Karena itu, keberadaan majelis taklim diharapkan dapat menjadi wadah yang membantu para ibu terus berkembang dan saling menguatkan.

Syuhada mengajak perempuan untuk tidak malu kembali belajar, termasuk mempelajari ilmu agama. Menurutnya, ilmu yang diperoleh melalui kegiatan majelis taklim dapat menjadi bekal bagi ibu untuk membimbing anak-anak di dalam keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....