Fakta Unik Kacang Macadamia, Si Kacang Premium dari Australia
- 30 Sep 2026 08:21 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID,Fakfak - Kalau bicara soal kacang-kacangan, macadamia punya karakter yang cukup berbeda. Rasanya gurih dan creamy, teksturnya renyah, dan harganya sering kali lebih tinggi dibandingkan jenis kacang lainnya. Tapi ternyata, di balik rasanya yang lezat, ada sejumlah fakta unik tentang kacang macadamia yang menarik untuk diketahui.
1. Macadamia berasal dari Australia
Meskipun banyak orang mengenalnya sebagai kacang dari Hawaii, macadamia sebenarnya merupakan tanaman asli Australia. USDA mencatat bahwa macadamia berasal dari Australia dan saat ini juga dibudidayakan di sejumlah wilayah seperti Hawaii, Amerika Tengah dan Selatan, serta beberapa bagian Afrika.
Nama macadamia sendiri merujuk pada genus tanaman Macadamia. Dari sekitar 10 spesies dalam genus tersebut, dua spesies utama yang menghasilkan kacang yang dapat dimakan adalah Macadamia integrifolia dan Macadamia tetraphylla.
2. Kulitnya terkenal sangat keras
Salah satu keunikan macadamia adalah cangkangnya. Bagian yang kita makan sebenarnya terlindungi oleh cangkang yang sangat tebal dan keras, kemudian masih dilapisi lagi oleh bagian luar yang disebut husk.
| Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Keunikan Ikan Napoleon |
Karena cangkangnya kuat, proses memecahkan macadamia tidak semudah membuka kacang tanah atau kacang mete. Struktur keras tersebut juga menjadi salah satu karakteristik khas kacang macadamia.
3. Macadamia pernah dibawa ke Hawaii untuk tanaman penghijauan
Ada fakta sejarah yang cukup menarik. USDA mencatat bahwa tanaman macadamia dibawa ke Hawaii pada abad ke-19. Pada awalnya, tanaman tersebut bahkan digunakan untuk penghijauan dan keperluan lanskap sebelum kemudian dikembangkan secara komersial karena kacangnya dianggap menarik untuk dikonsumsi.
Jadi, macadamia memang sangat identik dengan Hawaii, tetapi Hawaii bukanlah tempat asal tanaman ini.
4. Kandungan lemaknya cukup tinggi
Macadamia dikenal sebagai salah satu kacang dengan kandungan lemak yang tinggi. Namun, sebagian besar lemak tersebut merupakan lemak tak jenuh tunggal.
Data Australian Macadamias yang bersumber dari Food Standards Australia New Zealand mencatat bahwa setiap 30 gram macadamia mentah tanpa garam mengandung sekitar 23 gram lemak, dengan sekitar 17,2 gram berupa lemak tak jenuh tunggal. Porsi yang sama juga mengandung sekitar 2,4 gram serat.
5. Australia masih menjadi salah satu produsen utama macadamia
Macadamia bukan hanya tanaman asli Australia, tetapi juga menjadi komoditas pertanian penting di negara tersebut. Data industri Australian Macadamias yang diperbarui Mei 2026 menyebutkan bahwa Australia memiliki sekitar 47.659 hektare lahan macadamia dan menghasilkan sekitar 43.800 ton macadamia dalam cangkang pada 2025.
Wilayah produksi utamanya berada di sepanjang pantai timur Australia, terutama Queensland dan New South Wales.
6. Cangkang macadamia ternyata bisa dimanfaatkan
Cangkang yang biasanya dianggap sebagai limbah ternyata memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Penelitian USDA menunjukkan bahwa cangkang macadamia memiliki kandungan lignin dan selulosa yang membuatnya cukup padat dan kuat.
| Baca juga: Fakta Unik Lidah pada Hewan Buaya |
Cangkang tersebut pernah diteliti untuk menghasilkan karbon aktif yang dapat digunakan untuk membantu menyerap berbagai zat tertentu.
7. Pohon macadamia juga menghadapi ancaman penyakit
Di balik industri macadamia yang besar, tanaman ini juga menghadapi tantangan. USDA mencatat adanya penyakit yang dikenal sebagai macadamia quick decline di Hawaii. Penyakit ini telah menyebabkan kematian pohon macadamia dan menjadi perhatian bagi produksi komersial.
Para ilmuwan kemudian mengembangkan metode diagnosis dan pengendalian untuk membantu menghadapi penyakit tersebut.
Macadamia ternyata bukan sekadar kacang mahal yang sering ditemukan dalam cokelat atau kue. Kacang ini memiliki sejarah yang panjang, berasal dari Australia, memiliki cangkang yang sangat keras, kaya akan lemak tak jenuh tunggal, dan bahkan bagian cangkangnya pun memiliki potensi untuk dimanfaatkan.
Jadi, kalau lain kali melihat macadamia, jangan cuma mikir, “Wah, ini kacang mahal!” Karena di balik satu butir macadamia ternyata ada sejarah, pertanian, teknologi, sampai penelitian ilmiah yang menarik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....