Tahukah Kamu Pulau Terbesar di Dunia, Ada yang dari Indonesia

  • 30 Sep 2026 10:36 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Bumi memiliki bentang alam yang sangat beragam, termasuk ribuan pulau yang tersebar di berbagai penjuru lautan, setiap pulau mempunyai karakteristik yang berbeda, mulai dari bentuk wilayah, kondisi geografis, hingga kehidupan yang berkembang di dalamnya. Di antara begitu banyak pulau tersebut, terdapat sejumlah wilayah daratan yang memiliki ukuran sangat luas dan bahkan membentang hingga ratusan ribu kilometer persegi, luasnya wilayah membuat pulau-pulau tersebut tidak hanya menarik dari sisi geografis, tetapi juga memiliki peran penting dalam kehidupan manusia dan ekosistem dunia.

Keunikan pulau-pulau berukuran besar tersebut tidak berhenti pada luas wilayahnya, sebagian di antaranya menjadi tempat tinggal bagi jutaan penduduk dengan beragam kebudayaan dan sejarah, sementara sebagian lainnya masih didominasi oleh hutan, pegunungan, serta ekosistem alami yang relatif terjaga. Kondisi tersebut membuat setiap pulau memiliki daya tarik dan karakter yang berbeda, dari wilayah yang padat dengan aktivitas manusia hingga kawasan yang masih liar dan jarang dijamah, pulau-pulau terbesar di dunia menyimpan kekayaan alam serta kisah perkembangan peradaban yang menarik untuk diketahui.

Berikut 10 pulau terbesar di dunia, ada yang dari Indonesia dikutip dari laman msn.com :

1. Greenland - 2.130.800 km²

Greenland merupakan pulau terbesar di dunia dengan bentang wilayah yang luar biasa luas. Secara geografis, pulau ini berada di kawasan Amerika Utara, tetapi dalam konteks politik dan pemerintahan memiliki hubungan dengan Eropa karena berstatus sebagai wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark. Sebagian besar permukaannya diselimuti lapisan es yang mencapai lebih dari 80 persen wilayah pulau. Hanya bagian tertentu, terutama kawasan pesisir, yang bebas dari lapisan es dan didominasi oleh tundra serta bentang alam berbatu. Meskipun wilayahnya sangat luas, Greenland memiliki jumlah penduduk yang relatif sedikit, yakni sekitar 56.000 jiwa. Sebagian besar masyarakatnya merupakan keturunan Inuit yang telah lama hidup dan beradaptasi dengan kondisi lingkungan Arktik. Greenland memiliki pemerintahan sendiri yang menangani sebagian besar urusan dalam negerinya, sementara Denmark tetap memegang kewenangan pada sejumlah bidang tertentu.

2. New Guinea - 785.753 km²

New Guinea merupakan salah satu pulau terbesar di dunia yang berada di kawasan barat Samudra Pasifik dan memiliki posisi geografis yang unik. Wilayahnya terbagi secara politik menjadi dua bagian. Kawasan barat merupakan bagian dari Indonesia yang mencakup sejumlah provinsi di Papua, sedangkan bagian timurnya merupakan wilayah negara merdeka Papua Nugini. Pembagian tersebut membuat satu pulau memiliki dua pemerintahan dan karakter sosial-politik yang berbeda. Di balik luas wilayahnya, New Guinea menyimpan kekayaan alam yang sangat besar. Hutan hujan tropis yang lebat menutupi sebagian wilayahnya dan menjadi habitat bagi beragam flora serta fauna. Curah hujan di sejumlah kawasan juga sangat tinggi, termasuk wilayah Fly-Digul yang dikenal sebagai salah satu daerah yang basah sekaligus relatif jarang dihuni. Secara keseluruhan, pulau ini dihuni sekitar 14,8 juta orang dengan persebaran penduduk yang tidak merata.

3. Kalimantan - 748.168 km²

Kalimantan merupakan salah satu pulau terbesar di Asia dan memiliki keunikan karena wilayahnya berada di bawah tiga negara sekaligus. Bagian utara pulau ini mencakup wilayah Sabah dan Sarawak yang merupakan bagian dari Malaysia serta negara Brunei Darussalam. Sementara itu, sebagian besar kawasan selatan dan tengah merupakan wilayah Indonesia yang dikenal sebagai Pulau Kalimantan. Pembagian wilayah tersebut menjadikan pulau ini memiliki keberagaman administrasi, budaya, dan masyarakat yang sangat menarik. Selain luas wilayahnya, Kalimantan dikenal sebagai salah satu benteng hutan hujan tropis dunia. Kawasannya menjadi tempat hidup berbagai jenis tumbuhan dan satwa, termasuk sejumlah spesies endemik yang tidak ditemukan di tempat lain. Salah satu flora yang terkenal adalah Rafflesia arnoldii, yang dikenal sebagai salah satu bunga terbesar di dunia. Dengan jumlah penduduk sekitar 23,72 juta jiwa, Kalimantan tetap menjadi kawasan penting bagi kehidupan manusia sekaligus kelestarian ekosistem tropis.

4. Madagaskar - 587.041 km²

Madagaskar memiliki posisi yang istimewa karena seluruh wilayah pulaunya membentuk negara merdeka bernama Republik Madagaskar. Terletak di lepas pantai timur Afrika, pulau ini menawarkan bentang alam yang sangat beragam, mulai dari hutan hujan tropis, hutan gugur, dataran tinggi, hingga kawasan pesisir yang membentang panjang. Kondisi geografis tersebut menciptakan berbagai habitat dengan karakter yang berbeda-beda. Keunikan Madagaskar semakin terlihat dari kekayaan spesies yang hanya dapat ditemukan di pulau tersebut. Pulau ini menjadi habitat bagi banyak hewan dan tumbuhan endemik, termasuk puluhan jenis lemur serta ratusan spesies kupu-kupu. Dengan populasi sekitar 28,8 juta jiwa, Madagaskar tidak hanya menjadi tempat tinggal bagi jutaan manusia, tetapi juga merupakan salah satu kawasan penting dalam studi keanekaragaman hayati dunia.

5. Baffin - 507.451 km²

Pulau Baffin merupakan pulau terbesar di Kanada dan termasuk salah satu pulau dengan kondisi lingkungan paling ekstrem di dunia. Nama pulau ini diambil dari William Baffin, seorang navigator asal Inggris yang hidup pada abad ke-17. Sebagian besar wilayahnya masih sangat jarang dihuni karena kondisi alamnya yang keras. Penduduk umumnya tinggal di beberapa permukiman kecil yang tersebar di kawasan pesisir. Sekitar 13.000 orang mendiami Pulau Baffin, dengan mayoritas penduduknya berasal dari masyarakat Inuit. Sebagai bagian dari Kepulauan Arktik Kanada, pulau ini didominasi oleh tundra, pegunungan, lapisan es, dan gletser. Salah satu bentang alam yang paling terkenal adalah Thor Peak, yang memiliki dinding tebing vertikal yang sangat tinggi dan menjadi salah satu keajaiban geografis kawasan tersebut.

6. Sumatra - 443.065 km²

Sumatra merupakan salah satu pulau utama di Indonesia sekaligus pulau terbesar kedua di Kepulauan Sunda Besar setelah Kalimantan. Wilayahnya memiliki bentang alam yang sangat beragam, dari rangkaian pegunungan vulkanik hingga hutan hujan tropis dan kawasan pesisir yang luas. Posisi geografis serta kondisi alamnya membuat Sumatra memiliki kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang tinggi. Beberapa kawasan penting di Sumatra telah mendapat perhatian dunia karena nilai ekologisnya. Tiga taman nasional utama, yaitu Gunung Leuser, Kerinci Seblat, dan Bukit Barisan Selatan, termasuk dalam kawasan Warisan Dunia UNESCO sejak 2004. Pulau ini juga menjadi habitat berbagai satwa khas Indonesia. Dengan jumlah penduduk sekitar 60 juta jiwa, Sumatra menjadi salah satu pulau dengan aktivitas manusia dan kepadatan penduduk yang cukup tinggi di Indonesia.

7. Honshu - 227.938 km²

Honshu merupakan pulau terbesar di Jepang sekaligus wilayah yang menjadi pusat berbagai aktivitas penting negara tersebut. Pulau ini memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari kawasan pegunungan hingga dataran rendah dan wilayah pesisir yang menjadi tempat berkembangnya banyak kota besar. Sejumlah ikon alam Jepang juga berada di sini, termasuk Gunung Fuji dan Danau Biwa. Lebih dari 80 persen penduduk Jepang tinggal di Honshu, dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 104 juta jiwa. Konsentrasi penduduk yang sangat besar membuat pulau ini berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi, pemerintahan, pendidikan, dan kebudayaan Jepang. Kota-kota besar dengan aktivitas yang padat berdampingan dengan kawasan alam dan pedesaan, sehingga Honshu memperlihatkan perpaduan kuat antara kehidupan modern dan lanskap tradisional Jepang.

8. Pulau Victoria - 217.291 km²

Pulau Victoria berada di kawasan Kepulauan Arktik Kanada dan secara administratif terbagi antara Northwest Territories dan Nunavut. Sebagian besar wilayahnya memiliki karakter lingkungan khas Arktik, seperti tundra, danau, serta garis pantai yang bentuknya berkelok-kelok. Kondisi iklim yang ekstrem membuat kehidupan manusia di pulau ini berkembang dalam jumlah yang sangat terbatas. Salah satu hal yang membuat Pulau Victoria menarik adalah bentuk geografisnya yang tidak biasa. Pulau ini berkaitan dengan fenomena geografis unik berupa keberadaan sebuah pulau di dalam sebuah danau yang berada di Pulau Victoria. Dengan jumlah penduduk hanya sekitar 2.100 jiwa, kawasan ini termasuk salah satu wilayah yang sangat jarang dihuni di Kanada. Sebagian besar penduduknya tinggal di komunitas-komunitas kecil yang menyesuaikan kehidupan dengan lingkungan Arktik.

9. Britania Raya - 209.331 km²

Britania Raya merupakan pulau yang memiliki peran besar dalam sejarah dan perkembangan politik Eropa. Pulau ini menjadi tempat berdirinya tiga negara konstituen, yaitu Inggris, Skotlandia, dan Wales. Dalam konteks negara berdaulat Britania Raya (United Kingdom), wilayah tersebut juga mencakup Irlandia Utara yang berada di Pulau Irlandia serta sejumlah pulau kecil lainnya. Dengan populasi sekitar 65 juta jiwa, Britania Raya menjadi salah satu pulau berpenduduk paling padat di dunia. Wilayahnya juga memperlihatkan perpaduan antara kota-kota besar dengan aktivitas ekonomi modern, kawasan pedesaan, pegunungan, serta garis pantai yang panjang. Sejarah panjang dan keberagaman masyarakatnya membuat pulau ini memiliki karakter budaya yang sangat beragam.

10. Ellesmere - 196.236 km²

Pulau Ellesmere merupakan salah satu pulau terbesar di dunia sekaligus pulau yang terletak paling utara di Kanada. Kawasan ini termasuk dalam Kepulauan Arktik Kanada dan secara administratif berada di wilayah Nunavut. Lingkungannya didominasi oleh kondisi Arktik yang ekstrem, dengan hamparan es, tundra, pegunungan, dan wilayah yang sebagian besar tidak dihuni manusia. Meskipun luasnya hampir mencapai 200.000 km², jumlah penduduk Ellesmere sangat sedikit. Salah satu lokasi yang paling dikenal adalah Alert, yang sering disebut sebagai permukiman permanen paling utara di dunia. Kondisi geografisnya yang terpencil membuat kehidupan di pulau ini sangat berbeda dari wilayah perkotaan. Selain itu, terdapat pula dugaan dan bukti arkeologis mengenai kehadiran bangsa Norse di kawasan Arktik Kanada pada masa lalu, meskipun pembahasan mengenai sejauh mana mereka menjelajahi Ellesmere masih menjadi bagian dari kajian sejarah dan arkeologi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....