Harhubnas 2026, Keselamatan Transportasi Jadi Prioritas Utama Nasional

  • 17 Sep 2026 16:42 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Keselamatan menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan transportasi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak Aroby Hindom pada upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Kantor KSOP Kelas IV Fakfak, Kamis 17 Sepetember 2026.

Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan menyampaikan duka mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan akibat berbagai peristiwa kecelakaan transportasi. Menurutnya, berbagai kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan tidak boleh dipandang sebagai bagian dari rutinitas administratif semata.

“Dalam transportasi, keselamatan tidak pernah boleh menjadi rutinitas administrasi terhadap sistem yang kita bangun dan kita awasi. Keselamatan adalah tanggung jawab,” demikian pesan Menteri Perhubungan yang dibacakan Aroby Hindom.

Ia menegaskan, norma dan standar keselamatan harus menjadi bagian yang terus dijalankan dalam seluruh penyelenggaraan transportasi. Penegasan tersebut dinilai semakin penting karena sektor perhubungan saat ini menghadapi lingkungan yang semakin kompleks dan berbagai potensi gangguan.

Dalam beberapa waktu terakhir, sektor perhubungan harus merespons berbagai kondisi darurat, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, erupsi gunung berapi yang dapat mengganggu penerbangan, hingga kecelakaan transportasi. Dalam kondisi tersebut, keselamatan dan konektivitas masyarakat harus tetap dijaga secara bersama-sama.

Menteri Perhubungan juga menekankan pentingnya keberanian menghentikan operasional apabila kondisi dinilai tidak aman. Namun, penghentian tersebut harus diikuti dengan upaya cepat untuk mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tetap dapat berjalan.

Peringatan Harhubnas 2026 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan yang Lebih Maju.” Tema tersebut menggambarkan peran sektor transportasi dalam menghubungkan antarpulau, kota dan desa, sentra produksi dengan pasar, sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap berbagai layanan dan peluang ekonomi.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak Aroby Hindom, saat membacakan sambutan tertulis Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi,

“Transportasi tidak dapat dipandang semata sebagai urusan kendaraan dan infrastruktur. Sebuah pelabuhan dapat mengubah kehidupan sebuah pulau, sementara penerbangan perintis dapat mempersingkat perjalanan dari berhari-hari menjadi beberapa jam,” ujar Menteri Perhubungan dalam sambutan tersebut.

Ia menyebut konektivitas transportasi juga memiliki peran penting dalam menekan biaya angkut dan biaya logistik serta memperluas pemerataan pembangunan. Presiden Prabowo Subianto, menurutnya, telah menekankan pentingnya konektivitas antara pusat-pusat produksi dan permukiman untuk menurunkan biaya logistik serta memperluas pemerataan pembangunan.

Ke depan, pemerintah akan menghadapi sejumlah tantangan, termasuk menjaga layanan perintis bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), memperkuat angkutan perkotaan, membangun integrasi antarmoda, serta memperbaiki sistem logistik. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi juga didorong untuk membuat pengawasan transportasi semakin transparan dan efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....