SMP Negeri 4 Fakfak Perkuat Literasi Kepada Siswa

  • 16 Sep 2026 16:07 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak — SMP Negeri 4 Fakfak terus berupaya memperkuat kemampuan literasi siswa melalui pembiasaan membaca dan pendampingan khusus. Upaya tersebut mendapat dukungan dari kegiatan perpustakaan keliling yang dilaksanakan melalui kolaborasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Fakfak, DWP Kabupaten Fakfak, serta LPP RRI Fakfak.

Kepala SMP Negeri 4 Fakfak, Siti Hajijah Temongmere, S.Pd., M.Pd., menyambut baik penetapan sekolahnya sebagai lokasi kegiatan literasi perpustakaan keliling. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan antusiasme siswa untuk memanfaatkan perpustakaan dan membaca berbagai jenis buku.

Menurut Siti, membaca memiliki manfaat besar bagi perkembangan peserta didik. Selain menambah pengetahuan, membaca dapat memperluas wawasan, mengenalkan siswa pada dunia luar, serta membantu membangun karakter mereka.

“Kami berharap kegiatan ini membawa dampak positif bagi anak-anak kami dan dapat membangkitkan semangat mereka untuk membaca di perpustakaan,” kata Siti saat diwawancarai di SMP Negeri 4 Pasir Putih, Distrik Fakfak Tengah, Rabu, 16 September 2026.

Ia mengungkapkan, sekolah menghadapi tantangan dalam pelaksanaan literasi karena siswa berasal dari berbagai kampung. Sebagian siswa tinggal di Kampung Pirma sebagai lokasi sekolah, sementara lainnya berasal dari Wayati, Kalamanu, Kuama, Setar Temin, dan Mendogma.

Keberagaman lokasi tempat tinggal siswa menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan kegiatan membaca pada pagi hari sebelum pembelajaran dimulai. Untuk mengatasinya, guru mengintegrasikan kegiatan membaca selama kurang lebih lima menit sebelum memulai materi pelajaran.

Sekolah juga menyediakan ruangan khusus untuk membina siswa yang belum lancar membaca. Dalam ruangan tersebut, siswa mendapatkan pendampingan dari guru hingga mereka memiliki kemampuan membaca yang lebih baik dan siap mengikuti pembelajaran bersama teman-temannya.

Siti menjelaskan, program pendampingan tersebut telah menunjukkan perkembangan positif. Jika sebelumnya terdapat tiga siswa yang belum lancar membaca, saat ini jumlah tersebut berkurang menjadi satu siswa yang masih terus dibina.

Pihak sekolah berharap perpustakaan keliling dapat kembali hadir secara berkala, misalnya sebulan sekali atau setiap tiga bulan. Kehadiran layanan tersebut dinilai dapat menjadi stimulus bagi siswa untuk meningkatkan minat baca, meskipun sekolah telah memiliki perpustakaan sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....