Jejak Cadas Tapuraramo Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara
- 09 Sep 2026 20:53 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Jejak kehidupan manusia masa lampau berpadu dengan keindahan laut Teluk Berau. Pemandangan itu menjadi pengalaman sekitar 200 wisatawan mancanegara yang datang ke Kabupaten Fakfak menggunakan kapal pesiar Silver Cloud, Rabu 9 September 2026.
Para wisatawan turun dari kapal menggunakan perahu karet atau Zodiac untuk menuju situs purbakala Rock Art Tapuraramo di Kampung Andamata. Perjalanan melintasi perairan Teluk Berau menjadi bagian dari petualangan sebelum rombongan tiba di lokasi.
Di kawasan Tapuraramo, wisatawan melihat secara langsung lukisan cadas atau rock art yang menjadi peninggalan kehidupan manusia masa lampau. Jejak tersebut menjadi salah satu kekayaan sejarah dan budaya yang tersimpan di pesisir Fakfak.

Bagi wisatawan, kunjungan ke Tapuraramo tidak sekadar melihat peninggalan purbakala. Mereka juga diajak memahami bagaimana manusia pada masa lalu membangun hubungan dengan lingkungan alam yang hingga kini masih terjaga.
Setelah menikmati situs rock art, rombongan kembali menyusuri kawasan menggunakan perahu. Gugusan pulau-pulau kecil, tebing karst dan perairan Teluk Berau yang jernih menjadi panorama yang melengkapi perjalanan wisata tersebut.
Perpaduan antara warisan sejarah dan bentang alam menjadikan Tapuraramo memiliki daya tarik yang berbeda. Kawasan ini berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah, budaya, bahari sekaligus ekowisata.
Kunjungan kapal pesiar Silver Cloud juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Fakfak kepada wisatawan dari berbagai negara. Kehadiran wisatawan internasional menunjukkan bahwa kekayaan alam dan budaya Papua Barat memiliki daya tarik di mata dunia.
Namun, pesona tersebut berjalan beriringan dengan tanggung jawab konservasi. Tapuraramo berada dalam kawasan konservasi sehingga aktivitas pariwisata perlu tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta perlindungan terhadap situs warisan budaya.
Dari lukisan cadas di dinding batu hingga panorama gugusan pulau di Teluk Berau, perjalanan wisatawan Silver Cloud memperlihatkan wajah Fakfak yang memiliki cerita panjang tentang hubungan manusia dan alam.
Tapuraramo akhirnya bukan hanya menjadi tempat yang dikunjungi, tetapi menjadi ruang untuk memperkenalkan sejarah dan kekayaan alam Fakfak kepada dunia. Warisan masa lalu tersebut kini menjadi bagian dari cerita masa kini dan sekaligus pesan untuk menjaga Fakfak bagi generasi yang akan datang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....