Dari Weri, Tim Patriot Unhas Kaji Masa Depan Pala Fakfak

  • 23 Agt 2026 17:54 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Tim Patriot Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan riset dan peninjauan langsung terhadap potensi komoditas unggulan di wilayah rencana transmigrasi lokal Fakfak Timur, khususnya di Weri.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi wilayah dan potensi komoditas lokal yang dapat dikembangkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tim Patriot Unhas yang diwakili Yudha mengatakan, riset dilakukan dengan melihat komoditas secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga kondisi kebun, petani, kelembagaan dan produktivitas.

“Riset ini tidak hanya melihat produksi, tetapi juga kondisi kebun, petani dan kelembagaan, produktivitas, kualitas hasil, pengolahan, hilirisasi, pemasaran sampai peluang pengembangan usaha berbasis komoditas lokal.”

Menurut Yudha, pendekatan tersebut penting untuk mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus memetakan peluang pengembangan komoditas unggulan di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, pengembangan komoditas tidak boleh berhenti pada peningkatan produksi bahan mentah. Petani perlu menjadi bagian dari ekosistem usaha yang terhubung dengan proses pengolahan, pasar, investasi serta pengembangan produk turunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., menyempatkan diri mengunjungi Tim Patriot di Weri untuk mendengarkan langsung kegiatan dan sasaran riset yang dilakukan.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Dinas Perkebunan untuk memberikan gambaran mengenai karakteristik wilayah, kondisi perkebunan masyarakat, potensi pala serta peluang pengembangan komoditas perkebunan di Kabupaten Fakfak.

Widhi menilai, riset lapangan penting untuk memastikan program pemberdayaan masyarakat dapat disusun berdasarkan kondisi nyata dan kebutuhan petani di setiap wilayah.

“Kami berharap keberadaan Tim Patriot ini bisa membantu memperkuat kapasitas masyarakat petani pekebun pala. Kami juga siap memberikan penguatan langsung kepada kelompok tani pekebun yang sedang diprospek.” ujar Widhi.

Widhi menambahkan, pengembangan pala membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, kelompok tani, masyarakat adat, pelaku usaha dan berbagai pihak lainnya.

Pertemuan di Weri diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperkuat sinergi riset dan kebijakan pemerintah, sehingga hasil kajian Tim Patriot Unhas dapat menjadi bahan dalam menyusun strategi pemberdayaan dan pengembangan Pala Unggul di Fakfak Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....