Cegah Bullying Anak Berkebutuhan Khsusu, Orang Tua Diimbau Jujur dan Terbuka
- 22 Agt 2026 16:34 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak– Kejujuran orang tua mengenai kondisi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) menjadi kunci utama dalam mencegah aksi perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Imbauan ini disampaikan oleh Psikolog Vivi Rianti, S.Psi., M.Psi., dalam dialog interaktif di RRI Fakfak.
Vivi menegaskan bahwa orang tua merupakan garda terdepan dalam membentuk lingkungan yang inklusif. "Orang tua harus jujur dengan kondisi anak dan aktif melakukan pendekatan kepada guru, wali kelas, hingga teman sebaya," ungkap Psikolog dari Konsultan Healthy Soul Papua Barat tersebut.
Menurutnya, setiap diagnosis ABK membutuhkan penanganan yang berbeda. Dengan memberikan pemahaman yang tepat kepada lingkungan sekolah, masyarakat dan teman sebaya dapat belajar empati serta menerima keberadaan anak tanpa stigma. Vivi juga mendorong adanya sinergi lintas sektoral di Kabupaten Fakfak.

Sejalan dengan hal tersebut, Dokter Spesialis Anak dr. Diah Ayu Pitaloka, M.Ked Klin, Sp.A., menyatakan bahwa kepedulian terhadap ABK adalah tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya keluarga.
"Jika mengetahui ada ABK di sekitar kita yang membutuhkan bantuan, masyarakat bisa melapor ke dinas terkait. Mari saling mengerti dan menumbuhkan empati," kata dr. Diah.
Ia menambahkan, keharmonisan dalam keluarga adalah fondasi dasar bagi anak untuk merasa aman sebelum terjun ke lingkungan sosial. Dengan keterbukaan dan kolaborasi semua pihak, aksi bullying terhadap ABK di sekolah dapat ditekan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....