Terlalu Sering Mengonsumsi Susu, Adakah Bahayanya bagi Kesehatan?
- 18 Agt 2026 12:56 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Susu dikenal sebagai salah satu sumber nutrisi yang mengandung protein, kalsium, vitamin, dan sejumlah mineral penting bagi tubuh. Namun, meskipun memiliki banyak manfaat, konsumsi susu secara berlebihan atau terlalu sering pada sebagian orang dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan.
Pada dasarnya, susu dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat. Akan tetapi, jumlah dan jenis susu yang dikonsumsi perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, usia, kondisi kesehatan, serta pola makan seseorang.
Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya Hello Sehat. Berikut beberapa masalah kesehatan bila terlalu sering mengonsumsi susu:
1. Dapat Menimbulkan Gangguan Pencernaan
Salah satu masalah yang dapat muncul setelah terlalu banyak mengonsumsi susu adalah gangguan pencernaan. Kondisi ini terutama dapat terjadi pada orang yang mengalami intoleransi laktosa, yaitu ketidakmampuan tubuh mencerna laktosa dengan baik.
Gejalanya dapat berupa perut kembung, nyeri perut, banyak gas, hingga diare setelah mengonsumsi susu atau produk olahan susu.
2. Berpotensi Menambah Asupan Kalori
Susu, terutama jenis yang mengandung gula tambahan atau memiliki kandungan lemak tinggi, dapat menyumbang kalori cukup besar. Jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik dan pola makan yang seimbang, asupan kalori harian dapat meningkat.
Dalam jangka panjang, kelebihan kalori dapat berkontribusi terhadap peningkatan berat badan.
3. Perhatikan Kandungan Gula
Tidak semua produk susu memiliki kandungan gula yang sama. Susu dengan tambahan rasa, seperti cokelat, stroberi, atau vanila, umumnya dapat mengandung gula tambahan yang lebih tinggi dibandingkan susu tanpa pemanis.
Terlalu banyak mengonsumsi minuman tinggi gula dapat meningkatkan asupan gula harian. Oleh karena itu, masyarakat disarankan memperhatikan label nutrisi dan memilih produk dengan kandungan gula tambahan yang lebih rendah.
4. Tidak Semua Orang Memiliki Toleransi yang Sama
Respons tubuh terhadap susu dapat berbeda-beda. Selain intoleransi laktosa, sebagian orang juga dapat mengalami alergi terhadap protein susu sapi. Alergi susu dapat menimbulkan reaksi seperti ruam, muntah, gangguan pencernaan, atau bahkan reaksi alergi berat yang membutuhkan pertolongan medis.
Karena itu, seseorang yang mengalami keluhan berulang setelah mengonsumsi susu sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.
5. Konsumsi Secukupnya dan Tetap Seimbang
Susu tidak perlu dihindari oleh semua orang. Bagi sebagian besar orang yang dapat mentoleransinya, susu dapat menjadi sumber protein dan kalsium yang baik. Yang terpenting adalah mengonsumsinya dalam jumlah yang sesuai dan tetap memperhatikan keseluruhan pola makan.
Pilihlah susu sesuai kebutuhan, batasi produk dengan gula tambahan tinggi, dan kombinasikan dengan makanan bergizi lainnya seperti sayuran, buah, sumber protein, serta biji-bijian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....