Si Mungil Laut yang Kaya Nutrisi
- 18 Agt 2026 12:56 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Ikan terbang dikenal sebagai salah satu ikan laut yang memiliki kemampuan unik untuk meluncur di atas permukaan air. Dengan sirip dada yang lebar menyerupai sayap, ikan dari kelompok Exocoetidae ini dapat meluncur cukup jauh untuk menghindari predator di laut.
Selain memiliki keunikan dalam cara bergerak, ikan terbang juga memiliki nilai ekonomi dan pangan yang cukup penting. Salah satu bagian yang banyak dimanfaatkan adalah telurnya yang dikenal dalam kuliner Jepang sebagai tobiko.
Telur ikan terbang bahkan telah menjadi salah satu bahan populer dalam berbagai hidangan sushi. Di balik ukurannya yang kecil, telur tersebut mengandung protein, asam lemak, vitamin, dan mineral yang menjadikannya menarik untuk dikaji sebagai sumber pangan.
Ikan terbang merupakan kelompok ikan laut dari famili Exocoetidae. Namanya berasal dari kemampuan ikan ini untuk meluncur di atas permukaan laut menggunakan sirip dada yang berkembang besar.
Meski sering disebut "ikan terbang", ikan ini sebenarnya tidak terbang seperti burung. Gerakannya lebih tepat disebut meluncur atau gliding. Ikan menggunakan gerakan tubuh dan sirip ekornya untuk memperoleh kecepatan sebelum keluar dari air, kemudian memanfaatkan sirip dadanya yang lebar untuk meluncur di udara.
Kemampuan tersebut merupakan salah satu strategi untuk menghindari predator dan berpindah dengan cepat di permukaan laut.
Di Indonesia, ikan terbang juga dikenal sebagai komoditas perikanan di sejumlah wilayah. Salah satu spesies yang banyak diteliti adalah Hirundichthys oxycephalus.
Dalam dunia kuliner, telur ikan terbang dikenal dengan nama tobiko. Telur tersebut berukuran kecil dan biasanya memiliki warna oranye kemerahan, meskipun produk komersial dapat memiliki warna berbeda karena proses pengolahan atau pewarnaan.
Tobiko sering digunakan sebagai topping sushi, sashimi, maupun berbagai makanan laut lainnya. Teksturnya yang renyah ketika digigit serta cita rasanya yang khas membuat telur ikan terbang memiliki tempat tersendiri dalam kuliner Asia.
Penelitian mengenai Hirundichthys oxycephalus menyebutkan bahwa Indonesia termasuk salah satu negara yang memproduksi dan mengekspor telur ikan terbang. Produk tersebut memiliki permintaan di sejumlah negara Asia.
Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya HALODOC. Berikut beberapa manfaat dari telur ikan terbang:
1. Sumber Protein
Salah satu keunggulan utama telur ikan adalah kandungan proteinnya.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Food Composition and Analysis pada 2020 secara khusus menganalisis bagian selaput atau jaringan pembungkus telur ikan terbang Hirundichthys oxycephalus. Penelitian tersebut menemukan bahwa bagian tersebut mengandung sekitar 72–74 persen protein dalam kondisi dikeringkan dan memiliki asam amino esensial maupun non-esensial.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa bagian telur ikan terbang yang selama ini kurang dimanfaatkan sebenarnya memiliki potensi sebagai sumber protein.
Namun, angka tersebut merupakan hasil analisis terhadap skeins atau selaput pembungkus telur yang dikeringkan, bukan berarti setiap produk tobiko yang dikonsumsi memiliki kandungan protein sebesar angka tersebut.
2. Mengandung Asam Lemak Omega-3
Telur ikan secara umum juga dikenal sebagai sumber berbagai asam lemak tak jenuh, termasuk kelompok omega-3.
Kajian mengenai komposisi lipid telur ikan menunjukkan bahwa telur berbagai spesies ikan dapat mengandung asam lemak rantai panjang seperti EPA dan DHA. Kandungannya dapat berbeda tergantung jenis ikan, habitat, makanan ikan, tingkat kematangan telur, serta proses pengolahan.
Penelitian terhadap sejumlah produk telur ikan yang diasinkan, termasuk tobiko, juga menemukan keberadaan DHA dan EPA dalam komponen lipidnya. Pada penelitian tersebut, DHA ditemukan dalam berbagai fraksi lipid telur ikan terbang.
Asam lemak omega-3 merupakan bagian penting dari pola makan karena berperan dalam berbagai fungsi tubuh. Namun, jumlah omega-3 yang diperoleh dari satu porsi tobiko tetap bergantung pada jenis dan jumlah produk yang dikonsumsi.
3. Mengandung Vitamin dan Mineral
Selain protein dan lemak, penelitian terhadap selaput telur ikan terbang menemukan adanya berbagai mineral makro dan mikro.
Penelitian Murwani dan rekan-rekan menunjukkan bahwa skeins telur ikan terbang mengandung sejumlah mineral serta vitamin yang larut dalam air dan lemak. Peneliti juga menemukan kandungan vitamin kelompok B serta vitamin C, E, dan K pada bahan yang diteliti.
Temuan tersebut memperlihatkan bahwa telur ikan terbang memiliki komposisi nutrisi yang cukup beragam.
Meski demikian, kandungan nutrisi pada produk siap makan dapat berbeda dari bahan mentah karena adanya proses pencucian, penggaraman, pengeringan, pemanasan, maupun metode pengolahan lainnya.
4. Memiliki Asam Amino Esensial
Protein tidak hanya dinilai berdasarkan jumlahnya, tetapi juga kualitas asam amino yang menyusunnya.
Penelitian pada selaput telur ikan terbang menemukan adanya asam amino esensial dan sebagian besar asam amino non-esensial. Asam amino esensial merupakan jenis asam amino yang tidak dapat diproduksi tubuh dalam jumlah yang mencukupi sehingga perlu diperoleh melalui makanan.
Karena itu, telur dan bagian pembungkus telur ikan terbang memiliki potensi sebagai sumber protein berkualitas.
5. Berpotensi Dimanfaatkan untuk Produk Pangan Menariknya, penelitian tidak hanya melihat telur ikan terbang sebagai bahan makanan siap santap.
Penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Muhammadiyah Malang pada 2022 mengeksplorasi pemanfaatan filamen atau bagian pembungkus telur ikan terbang untuk menghasilkan konsentrat protein. Konsentrat tersebut kemudian diaplikasikan dalam produk susu beras-jagung yang diperkaya nutrisi.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa bagian telur ikan yang sering kurang dimanfaatkan sebenarnya memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bahan pangan bernilai tambah.
6. Bukan Berarti Tobiko Bisa Mengobati Penyakit
Meskipun memiliki berbagai kandungan nutrisi, telur ikan terbang sebaiknya tidak dipandang sebagai obat atau makanan yang mampu menyembuhkan penyakit tertentu.
Manfaat kesehatan dari suatu makanan sangat bergantung pada jumlah yang dikonsumsi, pola makan secara keseluruhan, kondisi kesehatan seseorang, serta metode pengolahan makanan tersebut.
| Baca juga: Manfaat Air Asam Jawa untuk Kesehatan |
Selain itu, sebagian produk telur ikan diproses dengan penambahan garam. Karena itu, konsumsi perlu diperhatikan terutama bagi orang yang sedang membatasi asupan natrium.
Penelitian tentang telur ikan juga menunjukkan bahwa komposisi nutrisinya dapat berubah berdasarkan spesies, habitat, pola makan ikan, tingkat kematangan telur, dan metode pengolahan.
Keunikan ikan terbang membuatnya menarik dari sisi biologi. Namun, nilai ikan ini tidak berhenti pada kemampuannya meluncur di atas permukaan laut.
Telur ikan terbang telah menjadi produk pangan bernilai ekonomi dan digunakan dalam berbagai hidangan. Penelitian pada Hirundichthys oxycephalus bahkan mengambil sampel dari perairan Fakfak, Indonesia bagian timur, menunjukkan bahwa wilayah Indonesia memiliki peran dalam produksi telur ikan terbang.
Hal tersebut membuka peluang pemanfaatan yang lebih luas, terutama jika bagian-bagian yang selama ini dianggap sebagai limbah dapat diolah menjadi produk pangan bernilai tambah.
Kandungan nutrisi bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan ketika mengonsumsi tobiko.
Produk telur ikan dapat dijual dalam kondisi segar, beku, diasinkan, atau melalui proses pengolahan lainnya. Metode tersebut dapat memengaruhi kandungan gizi dan keamanan pangan.
Karena itu, konsumen sebaiknya memilih produk dari sumber terpercaya, memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan cara penyimpanan, serta tidak mengonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Ikan terbang menunjukkan bagaimana keanekaragaman hayati laut dapat menghasilkan sumber pangan yang unik. Kemampuannya meluncur di atas permukaan laut menjadi salah satu keajaiban alam, sementara telurnya memiliki nilai ekonomi dan kandungan nutrisi yang menarik.
Penelitian menunjukkan bahwa telur ikan terbang mengandung protein berkualitas, asam amino esensial, mineral, vitamin, serta berbagai komponen lipid termasuk asam lemak tak jenuh.
Namun, manfaat tersebut sebaiknya dipahami secara proporsional. Tobiko dapat menjadi salah satu sumber nutrisi dalam pola makan yang beragam, tetapi bukan makanan ajaib yang dapat menggantikan pola makan sehat secara keseluruhan.
Dengan pengelolaan yang tepat dan pemanfaatan yang berkelanjutan, ikan terbang dan telurnya tidak hanya menjadi bagian dari kekayaan laut Indonesia, tetapi juga berpotensi memberikan nilai ekonomi serta peluang inovasi pangan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....