Pelni Fakfak Siap Layani Masyarakat jika Trayek Baru Disetujui Pemerintah

  • 04 Agt 2026 14:30 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala PT Pelni Cabang Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, mengatakan tingginya animo masyarakat untuk perjalanan laut menuju Sorong dan wilayah sekitarnya belum sepenuhnya dapat diakomodasi karena keterbatasan armada dan pola operasional kapal yang melayani banyak pelabuhan. Kondisi tersebut membuat permintaan masyarakat masih lebih besar dibanding kapasitas layanan yang tersedia.

Agus menjelaskan, saat ini layanan kapal Pelni menuju Sorong masih terbatas. Menurutnya, kunjungan KM Tatamailau hanya berlangsung satu kali dalam sebulan, sementara masyarakat juga mengandalkan KM Sabuk Nusantara 56 sebagai alternatif transportasi laut menuju wilayah tersebut.

Ia mengatakan, kapal perintis memang turut melayani rute yang sama, namun waktu pelayarannya lebih lama dibandingkan kapal milik PT Pelni. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat untuk bepergian ke Sorong, Manokwari, dan daerah sekitarnya terus mengalami peningkatan sehingga belum seluruhnya dapat terpenuhi.

Menurut Agus, salah satu penyebab terbatasnya layanan adalah karena sebagian besar kapal Pelni merupakan kapal multiport yang melayani banyak pelabuhan dalam satu perjalanan. Akibatnya, pembagian jadwal singgah harus disesuaikan dengan kebutuhan berbagai daerah sehingga terdapat prioritas pelayanan di pelabuhan lain.

"Kami perhatikan animo masyarakat untuk wilayah Sorong sangat tinggi. Namun memang kami belum bisa mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat karena kapal-kapal Pelni rata-rata multiport dan melayani banyak wilayah, sehingga jadwal singgah masih terbatas," kata Agus.

Meski demikian, PT Pelni menegaskan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di wilayah timur Indonesia yang hingga kini masih sangat bergantung pada transportasi laut sebagai sarana mobilitas antardaerah.

Agus juga mendorong pemerintah daerah maupun masyarakat untuk mengusulkan trayek pelayaran yang dinilai memiliki kebutuhan tinggi. Menurutnya, usulan tersebut dapat disampaikan kepada Kementerian Perhubungan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan trayek kapal PT Pelni pada tahun mendatang. "Apabila masyarakat atau pemerintah daerah menghendaki adanya trayek tertentu sesuai kebutuhan pergerakan penumpang, silakan diusulkan. Mudah-mudahan tahun depan dapat dipertimbangkan oleh Kementerian Perhubungan agar kapal PT Pelni dapat menyinggahi rute yang diharapkan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....