KSOP Fakfak Terima Tim ESDM untuk Survei Kelautan
- 30 Jul 2026 14:35 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Fakfak melalui Pelaksana Harian, Alimin, didampingi Erni Rumata dan Farwanto Lembang, menerima kedatangan Tim Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan (BBSPGL).
Kedatangan tim tersebut dalam rangka pelaksanaan kegiatan Badan Layanan Umum Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda survei dan penelitian geologi kelautan yang dilaksanakan di wilayah perairan Indonesia.
Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan yakni Studi G&G – Derisking Migration & Hydrocarbon Accumulation Aspect from Micro and Macro Seepage in Offshore Seram Area 2026. Studi tersebut bertujuan mendukung kajian ilmiah terhadap kondisi geologi serta potensi hidrokarbon di wilayah Laut Seram, Maluku bagian timur.
Survei direncanakan berlangsung selama 47 hari pada periode Agustus hingga September 2026. Dalam pelaksanaannya, tim akan melakukan pengumpulan berbagai data geologi kelautan yang nantinya digunakan sebagai bahan penelitian, pemetaan, serta kajian terhadap potensi sumber daya alam nasional.
Kegiatan survei diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat dan komprehensif terkait kondisi geologi wilayah perairan Laut Seram. Data tersebut selanjutnya dapat menjadi salah satu dasar dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pengelolaan potensi sumber daya kelautan secara berkelanjutan.
KSOP Kelas IV Fakfak turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut melalui koordinasi dengan pihak terkait. Dukungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses survei dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan aspek keselamatan pelayaran yang berlaku.
Melalui sinergi bersama Kementerian ESDM dan BBSPGL, KSOP Kelas IV Fakfak berkomitmen mendukung kelancaran kegiatan survei agar berlangsung aman dan tertib. “Kami akan terus mendukung koordinasi dan kelancaran kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga pelaksanaan survei dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan sektor kelautan Indonesia,” ujar Alimin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....