Masyarakat Fakfak Diminta Waspada Penipuan Tiket Pelni Palsu

  • 23 Jul 2026 15:01 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan pembelian tiket secara mandiri melalui kanal resmi perusahaan guna menghindari praktik penipuan tiket palsu maupun keberadaan calo.

Agus mengatakan, saat ini PT Pelni telah memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh tiket perjalanan tanpa harus datang langsung ke kantor cabang. Masyarakat dapat melakukan pembelian tiket secara online melalui berbagai layanan resmi yang telah disediakan.

“Sekarang kita ada kemudahan untuk masyarakat supaya bisa menggunakan PT Pelni. Masyarakat bisa membeli tiket secara online, baik melalui website PT Pelni, aplikasi PT Pelni Mobile, maupun beberapa cara penjualan resmi lainnya,” ujar Agus.

Menurutnya, layanan digital tersebut memungkinkan masyarakat membeli tiket kapan saja dan di mana saja, termasuk melakukan pembayaran tanpa perlu mendatangi kantor cabang Pelni. Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi layanan kontak center Pelni untuk mendapatkan bantuan terkait pembelian tiket.

Agus menjelaskan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan rasa aman kepada calon penumpang agar tidak menjadi korban penipuan dengan membeli tiket melalui pihak tidak resmi. Sebab, praktik calo dapat membuat masyarakat mengalami kerugian akibat harga tiket yang lebih mahal dibandingkan harga resmi.

“Kami mengimbau masyarakat supaya mulai bisa membeli secara mandiri di tempat penjualan resmi kami. Jangan sampai masyarakat terkena penipuan tiket palsu atau membeli melalui calo,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan PT Pelni. Agus menegaskan, pihaknya tidak pernah melakukan transaksi penjualan tiket melalui media sosial dan meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan Pelni.

“Intinya kami tidak pernah menjual atau transaksi tiket di sosial media manapun. Semua melalui channel resmi kami yang bisa dicek melalui website PT Pelni. Jika ada hal-hal yang mencurigakan, bisa dilaporkan kepada kami ataupun pihak berwajib,” tutup Agus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....