RTQ Assaffah Fakfak Cetak Generasi Qurani lewat Pembinaan Tilawah

  • 16 Jul 2026 13:53 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Rumah Tilawah Qur'an (RTQ) Assafah Fakfak terus berkomitmen mencetak generasi Qurani melalui pembinaan tilawah yang terarah. Memasuki usia ketiga pada 27 Agustus 2026, RTQ Assaffah hadir sebagai wadah pembelajaran Al-Qur'an sekaligus regenerasi qari dan qariah di Kabupaten Fakfak yang selama ini dikenal banyak melahirkan juara pada berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ).

Pengajar RTQ Assaffah Fakfak, Mursal Rumbaru, mengatakan lembaga tersebut didirikan sebagai upaya menyiapkan generasi penerus qari dan qariah. Saat ini RTQ memiliki tiga program utama, yakni kelas Iqra, kelas tahsin untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an, dan kelas tilawah sebagai program ungFakfak

"Fakfak dikenal banyak melahirkan qari. Karena itu kami ingin menghadirkan tempat pembelajaran yang menjadi pusat pembinaan sekaligus regenerasi. Di RTQ Assaffah, para santri dibimbing oleh pengajar yang berpengalaman agar mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid," ujar Mursal.

Menurutnya, pembinaan di RTQ Assaffah tidak hanya menekankan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga pembentukan akhlak. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah karakter santri yang beragam. Untuk itu, pengajar menerapkan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan masing-masing anak, termasuk metode belajar sambil bermain melalui lagu-lagu tilawah.

Komitmen tersebut mulai membuahkan hasil. Sejumlah santri RTQ berhasil meraih prestasi pada berbagai perlombaan tilawah, syahril Al-Qur'an, hingga adzan. Salah satunya, Sultanah Musdalifah Al Zubaidy yang sejak bergabung pada 2023 telah meraih beberapa prestasi pada berbagai ajang lomba seperti MTQ, STQ, lomba di tingkat Sekolah maupun yang diselenggaraksatunya

"Saya tertarik belajar di RTQ karena terkesan dengan keindahan bacaan Al-Qur'an dan ingin membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Setelah belajar di sini saya menjadi lebih tenang, mendapat banyak pengalaman mengikuti lomba, dan bercita-cita menjadi qariah internasional," ungkap Sultanah.

Santri lainnya, Harianto Rumalean, mengaku termotivasi belajar tilawah sejak 2023 karena ingin mengikuti jejak qari asal Fakfak yang berprestasi di MTQ. Ia mengatakan pembelajaran di RTQ membuatnya memahami berbagai tingkatan lagu tilawah serta meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an. "Harapan saya bisa menjadi qari internasional dan terus membumikan Al-Qur'an melalui tilawah," katanya.

Mursal berharap para santri terus bersemangat menuntut ilmu dan tidak menjadikan MTQ sebagai satu-satunya tujuan belajar Al-Qur'an. "Belajar Al-Qur'an bukan hanya untuk mengikuti MTQ, tetapi karena Al-Qur'an adalah pedoman hidup. Semoga anak-anak dapat meraih cita-citanya, dan para pengajar tetap istiqamah membimbing generasi Qurani yang berakhlak mulia," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....