Migrain Kerap Mengganggu Aktivitas, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • 09 Jul 2026 17:38 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Migrain menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Berbeda dengan sakit kepala biasa, migrain umumnya menimbulkan rasa nyeri berdenyut, sering kali pada salah satu sisi kepala, serta dapat disertai gejala lain seperti mual, muntah, dan sensitif terhadap cahaya maupun suara.

Para ahli kesehatan menjelaskan bahwa migrain terjadi akibat adanya perubahan aktivitas saraf dan zat kimia di otak yang memengaruhi pembuluh darah. Meski penyebab pastinya belum sepenuhnya diketahui, terdapat berbagai faktor yang dapat memicu munculnya serangan migrain pada seseorang.

Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya Allianz. Salah satu penyebab migrain yang sering terjadi adalah stres. Tekanan pekerjaan, masalah emosional, maupun kurangnya waktu untuk beristirahat dapat memicu perubahan pada tubuh yang akhirnya menyebabkan sakit kepala. Selain itu, kurang tidur atau perubahan pola tidur juga dapat meningkatkan risiko munculnya migrain.

Faktor lain yang dapat memicu migrain adalah pola makan yang tidak teratur. Melewatkan waktu makan, kurang minum air putih, atau mengonsumsi makanan tertentu seperti makanan yang mengandung pengawet, kafein berlebihan, maupun makanan yang terlalu tinggi garam pada sebagian orang dapat memicu serangan migrain.

Perubahan lingkungan juga berperan dalam munculnya migrain. Paparan cahaya yang terlalu terang, suara bising, aroma yang menyengat, perubahan cuaca, serta aktivitas fisik yang terlalu berat dapat menjadi pemicu bagi sebagian penderita.

Selain faktor lingkungan, kondisi hormonal juga dapat memengaruhi migrain, terutama pada perempuan. Perubahan kadar hormon yang terjadi menjelang menstruasi, selama kehamilan, atau akibat penggunaan kontrasepsi tertentu dapat menyebabkan sebagian perempuan lebih rentan mengalami migrain.

Untuk mengatasi migrain, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mengenali dan menghindari pemicu yang menyebabkan serangan. Mencatat waktu munculnya migrain, makanan yang dikonsumsi, aktivitas, serta kondisi tubuh dapat membantu seseorang mengetahui faktor yang paling berpengaruh.

Saat migrain menyerang, penderita dapat beristirahat di ruangan yang gelap dan tenang, mengompres kepala dengan air dingin, serta memastikan tubuh mendapatkan cukup cairan. Mengatur pola tidur yang teratur, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan melakukan olahraga ringan secara rutin juga dapat membantu mengurangi frekuensi migrain.

Penggunaan obat pereda nyeri dapat membantu mengurangi gejala migrain, tetapi sebaiknya digunakan sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Penggunaan obat sakit kepala secara berlebihan justru dapat menyebabkan sakit kepala berulang atau memperburuk kondisi.

Masyarakat juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter apabila migrain terjadi sangat sering, semakin berat, mengganggu aktivitas, atau disertai gejala tidak biasa seperti gangguan penglihatan, kelemahan pada anggota tubuh, maupun kesulitan berbicara.

Migrain memang dapat mengganggu kualitas hidup, tetapi dengan mengenali penyebab, menerapkan pola hidup sehat, dan mendapatkan penanganan yang tepat, frekuensi serta tingkat keparahan serangan dapat dikendalikan. Kesadaran terhadap kondisi tubuh menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan dan produktivitas sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....