Lurah Fakfak Utara Prioritaskan Tiga Program Pembangunan Sepanjang Tahun 2026

  • 06 Jul 2026 13:15 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah Kelurahan Fakfak Utara menyiapkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026. Program tersebut difokuskan pada peningkatan kebersihan lingkungan, kesehatan ibu dan anak, serta pembenahan data kependudukan guna mendukung ketepatan sasaran berbagai program bantuan pemerintah.

Lurah Fakfak Utara, Erwansyah Hindom, mengatakan program pertama yang menjadi prioritas adalah Bersih Kotaku, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan kebersihan lingkungan. Menurutnya, program ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat melalui gerakan lingkungan yang mengedepankan kawasan yang asri, aman, sehat, resik, dan indah.

"Yang pertama, program Bersih Kotaku. Itu merupakan program pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan kebersihan lingkungan dan itu juga menjadi instruksi penting dari pemerintah pusat terkait dengan program Asri Aman Sehat Resik Indah," ujar Erwansyah.

Selain itu, Kelurahan Fakfak Utara juga akan menjalankan program Bumil Bahagia Bayi Senang yang bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi. Program tersebut didukung dengan kunjungan langsung ke sejumlah posyandu di wilayah Fakfak Utara untuk memantau pelayanan kesehatan masyarakat.

Erwansyah menjelaskan pihaknya telah mengunjungi beberapa posyandu, di antaranya Posyandu Melistika dan Posyandu Gloria, sebagai bentuk komitmen pemerintah kelurahan dalam memastikan pelayanan kesehatan ibu dan anak berjalan dengan baik. Menurutnya, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak masa kehamilan hingga tumbuh kembang anak.

Program prioritas berikutnya adalah Kelurahan Harmonis, yang berfokus pada pendataan masyarakat secara by name by address. Pendataan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara alamat administrasi dengan domisili sebenarnya sehingga data kependudukan menjadi lebih akurat.

"Saya mencoba melakukan pendataan by name by address di masyarakat Kelurahan Fakfak Utara. Misalnya, administrasi KTP-nya di Fakfak Utara, tetapi secara real dia tinggal di wilayah lain. Pendataan itu sangat penting supaya kita mengetahui masyarakat yang bersangkutan sebenarnya tinggal di mana," jelasnya.

Menurut Erwansyah, data kependudukan yang valid menjadi dasar utama dalam penyaluran berbagai program pemerintah, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial, bantuan kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sektor perikanan, perkebunan, dan pertanian. Karena itu, masyarakat diminta memberikan informasi pekerjaan dan identitas yang sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya pengisian data pekerjaan secara benar. Kesalahan dalam mencantumkan profesi, misalnya menulis wirausaha padahal bekerja sebagai tukang ojek, penjual bensin, atau ibu rumah tangga, dapat memengaruhi kelayakan penerimaan bantuan pemerintah karena seluruh kebijakan tersebut mengacu pada data resmi.

"Semua bantuan itu berangkat dari data. Makanya saya selalu melakukan edukasi kepada masyarakat bahwa data yang benar itu sangat penting. Misalnya orang sudah meninggal tetapi masih menerima bantuan karena akta kematiannya belum diterbitkan. Selama data itu belum diperbarui, negara masih mencatat yang bersangkutan masih hidup. Ini menjadi problem yang harus kita selesaikan bersama," pungkas Erwansyah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....