Semangat Toleransi Warnai Persiapan Peringatan Masuknya Agama Islam di Papua
- 01 Jul 2026 21:35 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Ketua Panitia Peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua, Dr. H. Wahidin Puarada, mengatakan seluruh perlombaan akan dilaksanakan pada sore hingga malam hari. Pengaturan jadwal tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan tidak berakhir terlalu larut malam.
Menurut Wahidin, panitia telah menyusun jadwal pelaksanaan dengan mempertimbangkan kenyamanan peserta maupun masyarakat yang akan menyaksikan perlombaan. Dengan demikian, seluruh agenda diharapkan dapat berjalan lancar sesuai waktu yang telah ditetapkan.
Berbagai cabang lomba akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua. Panitia juga terus melakukan koordinasi dengan seluruh seksi agar setiap tahapan kegiatan berlangsung maksimal.
Selain mempersiapkan teknis pelaksanaan lomba, panitia terus mengajak masyarakat untuk ikut memeriahkan seluruh rangkaian acara. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci sukses penyelenggaraan peringatan bersejarah tersebut.
"Pelaksanaan lomba akan kami laksanakan pada sore dan malam hari agar kegiatan tidak berlangsung sampai larut malam. Kami berharap seluruh masyarakat dapat hadir dan ikut memeriahkan peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua," ujar Wahidin Puarada.
Wahidin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada panitia. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga Nasrani yang telah memberikan dukungan, baik berupa bantuan materi maupun moril. Dukungan lintas agama tersebut dinilai mencerminkan kuatnya semangat toleransi dan persaudaraan di Kabupaten Fakfak.
Panitia berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus terjaga hingga puncak peringatan pada 8 Agustus 2026. Peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan, kerukunan, dan harmoni antarumat beragama di Kabupaten Fakfak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....