Pemkab Fakfak dan Dewan Adat Perkuat Tata Kelola Pala

  • 19 Jun 2026 20:30 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan bersama Dewan Adat Fakfak terus memperkuat upaya penertiban tata kelola panen pala dengan mengedepankan nilai-nilai adat dan budaya. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keberlanjutan komoditas unggulan daerah sekaligus melestarikan kearifan lokal yang diwariskan para leluhur.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan yang dihadiri Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., Ketua Dewan Adat Fakfak, Apnel Hegemur, tokoh adat, tokoh masyarakat, pengumpul pala, dan berbagai unsur terkait lainnya. Dalam pertemuan itu ditegaskan bahwa pala tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai budaya yang harus dijaga bersama.

Ketua Dewan Adat Fakfak menjelaskan bahwa tradisi dan ritual adat yang menyertai musim panen pala merupakan bagian penting dari sistem pengelolaan sumber daya alam masyarakat Fakfak. Melalui berbagai nasihat adat, masyarakat diajak untuk memanen pala secara bertanggung jawab dan menjaga kelestarian pohon pala bagi generasi mendatang.

Menurut para tokoh adat, nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur selama ini telah menjadi mekanisme sosial dalam menjaga keberlanjutan hasil perkebunan. Karena itu, pelestarian adat dipandang memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola pala yang berkelanjutan.

Pertemuan tersebut juga membahas pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga adat, pelaku usaha, dan masyarakat. Seluruh pihak sepakat bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menyusun kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan komoditas pala dan pinang.

Selain itu, peserta pertemuan mendorong agar sosialisasi mengenai tata kelola pasar pala dan pinang terus ditingkatkan. Edukasi kepada masyarakat dinilai penting untuk memperkuat pemahaman mengenai nilai adat serta mencegah munculnya berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Fakfak menerima berbagai masukan terkait kebutuhan masyarakat kampung dan pengembangan sarana pendukung usaha pala maupun pinang. Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan pala Fakfak sebagai komoditas unggulan daerah.

"Dalam tradisi leluhur, hasil panen harus dikelola dengan penuh tanggung jawab. Nilai-nilai adat ini menjadi bagian dari sistem pengamanan sosial yang menjaga keberlanjutan sumber daya pala di Fakfak," ujar salah satu tokoh adat dalam pertemuan tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....