Lapas Fakfak Kembangkan Keterampilan Produktif Warga Binaan

  • 17 Jun 2026 14:08 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Fakfak, I Putu Suwarsa, menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban warga binaan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan di lingkungan Lapas. Menurutnya, aspek tersebut merupakan fondasi penting dalam menjaga situasi tetap kondusif selama proses pembinaan berlangsung.

" Tentunya kita sebagai penjaga mereka, tentunya yang terpenting utama adalah keamanan dan ketertiban mereka. Itu yang terpenting," ujar I Putu Suwarsa saat memberikan keterangan terkait program pembinaan warga binaan di Lapas Kelas IIB Fakfak.

Selain menjaga keamanan, pihaknya juga menjalankan program pemberdayaan warga binaan yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan. Melalui program tersebut, warga binaan dilibatkan dalam berbagai kegiatan produktif yang dapat memberikan manfaat bagi mereka.

Ia menjelaskan, keterlibatan warga binaan dalam sektor pertanian menjadi salah satu bentuk implementasi program ketahanan pangan di dalam lapas. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengisi waktu, tetapi juga melatih keterampilan serta menumbuhkan semangat bekerja untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai.

"Misalnya di ketahanan pangan, di pertanian itu kita terapkan begitu. Jadi sesuatu yang kita adakan di sini adalah keterlibatan mereka semua," katanya.

Lebih lanjut, I Putu Suwarsa mengatakan pihak lapas juga berupaya mengembangkan potensi dan keahlian yang telah dimiliki warga binaan. Setiap keterampilan yang dimiliki akan difasilitasi agar dapat terus berkembang dan menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

"Kalau sudah punya keahlian kita akan dukung. Apakah keahliannya kita akan bantu untuk pengembangannya di sini. Sepertinya ada yang pintar membuat sofa, kita kembangkan di sini," ujarnya. Menurutnya, lapas akan menanggung kebutuhan awal dalam proses pemberdayaan tersebut, dan hasil yang diperoleh nantinya akan kembali dimanfaatkan sebagai bentuk pemberdayaan bagi warga binaan agar lebih mandiri dan produktif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....