Wanita Assafah: Pendidikan Perempuan Jadi Kunci Masa Depan Generasi

  • 08 Jun 2026 13:49 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Pendidikan perempuan menjadi fondasi penting dalam menciptakan keluarga yang berkualitas dan generasi masa depan yang unggul. Hal tersebut disampaikan Ketua Organisasi Wanita Assafah Fakfak, Satry Ayub, S.Pd.I., M.Pd, dalam program Pengarusutamaan Gender bertajuk “Perempuan, Pendidikan, dan Masa Depan Generasi” yang disiarkan melalui RRI Pro 1 Fakfak.

Menurut Satry, Organisasi Wanita Assafah hadir dengan visi memberdayakan perempuan di Kabupaten Fakfak melalui berbagai program yang mendukung peningkatan kapasitas perempuan, baik secara praktis maupun non-praktis.

Organisasi ini juga berupaya bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu pilar utama organisasi karena merupakan jalan utama untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan meningkatkan kualitas hidup.

“Kalau ingin menguasai dunia, kita harus memiliki ilmu. Salah satu cara mendapatkan ilmu adalah melalui pendidikan. Pendidikan menjadi landasan utama dalam menjalani kehidupan, membentuk karakter, meningkatkan kualitas hidup, dan membuka peluang pekerjaan yang lebih baik,” ujarnya.

Satry menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya diperoleh melalui jalur formal di sekolah, tetapi juga melalui pendidikan nonformal dan pendidikan dalam keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang menentukan perkembangan seorang anak.

Lebih lanjut, ia menilai kondisi akses pendidikan bagi perempuan di Fakfak saat ini telah mengalami perkembangan yang cukup baik, khususnya di wilayah perkotaan. Namun demikian, kesenjangan masih terlihat antara daerah kota dan kampung.

“Di kota akses pendidikan sudah cukup baik, tetapi masih terdapat kesenjangan di beberapa kampung. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar setiap perempuan memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” katanya.

Satry menekankan bahwa kualitas keluarga sangat dipengaruhi oleh kualitas perempuan. Perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga dan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi masa depan yang berkualitas.

“Kualitas keluarga sangat ditentukan oleh kualitas perempuan. Ketika perempuan kuat dan berpendidikan, maka mereka akan melahirkan generasi yang lebih baik untuk masa depan bangsa,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya peran ayah dan ibu dalam membangun budaya pendidikan di rumah. Menurutnya, tanggung jawab pendidikan anak tidak boleh hanya dibebankan kepada ibu.

“Dibutuhkan kerja sama antara ayah dan ibu. Orang tua harus menjadi teladan, memberikan rasa aman, kasih sayang yang tepat, serta mendampingi anak dalam penggunaan teknologi digital,” ungkapnya.

Menutup dialog, Satry mengajak para orang tua dan generasi muda untuk terus belajar dan memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....