Risfandiyanto Ajak Masyarakat Aktif Menjaga Kebersihan Lingkungan
- 05 Jun 2026 11:54 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Peringatan yang dilaksanakan secara global ini juga bertujuan mendorong aksi nyata dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk pengelola Bank Sampah Fakfak Hijau. Tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan lingkungan dinilai menjadi indikator meningkatnya kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
Pengelola Bank Sampah Fakfak Hijau, Risfandiyanto, mengatakan antusiasme masyarakat dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini sangat tinggi. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan lingkungan menunjukkan adanya perubahan pola pikir terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Untuk di Fakfak ini yang diperingati tanggal 5 Juni 2026, antusias masyarakat sangat banyak sekali. Partisipasi masyarakat untuk kegiatan ini sangat tinggi dan itu menunjukkan bahwa sebetulnya kesadaran masyarakat di sini sudah mulai banyak untuk memilah dan mengelola sampah,” ujarnya.
Meski demikian, Risfandiyanto menilai kesadaran tersebut perlu dibarengi dengan aksi nyata yang berkelanjutan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan agar Fakfak tetap menjadi daerah yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
Menurutnya, Bank Sampah Fakfak Hijau memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan sampah melalui konsep ekonomi sirkular. Selain mengelola sampah daur ulang, pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat, komunitas, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah.
“Karena kalau tanpa dipilah, sampah tercampur akan susah untuk mengelolanya. Kita sendiri juga akan kewalahan untuk mengelolanya. Kalau sudah terpilah, itu juga sangat membantu proses pengelolaan sampah yang ada,” kata Risfandiyanto.
Ia berharap momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dapat semakin meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Risfandiyanto mengajak warga untuk terus membiasakan memilah sampah dari rumah dan menyetorkannya ke bank sampah sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Fakfak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....