Fakfak Galakkan Edukasi Sampah pada Peringatan Lingkungan Sedunia
- 04 Jun 2026 14:08 WIB
- Fak Fak
RRi.CO.ID, Fakfak - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Fakfak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai aksi nyata pelestarian lingkungan. Peringatan tahun ini mengusung tema global “Inspired by Nature for Climate and for Future” yang kemudian diadopsi Indonesia menjadi tema nasional “Saatnya Beraksi untuk Iklim”.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Fakfak, Liza Neirasari, mengatakan tema tersebut mencerminkan komitmen bangsa Indonesia dalam merespons berbagai tantangan perubahan iklim yang terjadi di dunia melalui peningkatan kesadaran, partisipasi, dan kerja sama lintas sektor.
“Tema ini mencerminkan komitmen bangsa kita untuk merespon perubahan iklim dunia melalui penguatan kesadaran, partisipasi, dan kerja sama berbagai pihak,” ujar Liza saat diwawancarai terkait peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 9 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dalam edaran tersebut, seluruh pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, sekolah, dan masyarakat diimbau untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan.
Menurut Liza, gerakan tersebut juga sejalan dengan implementasi program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah, termasuk melalui penguatan program penanganan sampah berbasis masyarakat.
“Penajaman terkait program penanganan sampah berbasis masyarakat menjadi salah satu topik penting yang perlu diangkat pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 ini,” katanya.
Liza juga mengingatkan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan dunia mengenai ancaman triple planetary crisis atau tiga krisis planet yang saling berkaitan, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi yang semakin mengancam keberlangsungan bumi.
“Ini merupakan krisis sistemik yang memerlukan percepatan kerja sama dan mobilisasi aksi nyata yang masif dalam perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup,” ujarnya.
Untuk itu, pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLHP Fakfak akan menggelar kampanye lingkungan yang melibatkan berbagai komunitas peduli lingkungan, termasuk bank sampah, karang taruna, dan kelompok masyarakat lainnya. Kegiatan tersebut akan berfokus pada penyampaian informasi, komunikasi, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik.
“Kami akan membagikan leaflet edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana memperlakukan sampahnya. Ingat bahwa sampahmu adalah tanggung jawabmu. Mari bersama-sama kita rapatkan barisan, peduli dengan lingkungan, karena bumi ini bukan warisan nenek moyang, tetapi titipan dari anak cucu kita,” tutup Liza.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....