Wanita Assafah Fakfak Dorong Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan
- 29 Mei 2026 06:57 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, FAKFAK — Organisasi perempuan Wanita Assafah hadir sebagai wadah pemberdayaan perempuan di Kabupaten Fakfak melalui bidang pendidikan, keagamaan, sosial kesejahteraan, dan kesehatan. Organisasi ini berada di bawah naungan Yayasan Assafah Citra Abdurrahman.
Ketua Wanita Assafah Fakfak, Satry Ayub, S.Pd.I., M.Pd mengatakan, awal terbentuknya organisasi tersebut berawal dari keterlibatan para perempuan dalam membantu kegiatan Rumah Tilawah Quran (RTQ) Assafah. Dari situ muncul gagasan untuk membentuk wadah khusus perempuan agar dapat lebih aktif mengembangkan program yayasan.
“Ide ini muncul saat milad pertama RTQ tahun 2025 dan kami resmi dilantik pada 12 Rabiul Awal bertepatan dengan Maulid Nabi. Kegiatan pertama kami juga peringatan Maulid Nabi,” ujarnya dalam program Ngobras di Pro 1 RRI Fakfak.
Meski belum genap satu tahun berdiri, Wanita Assafah kini memiliki sekitar 30 pengurus dan lebih dari 40 anggota. Organisasi ini juga membuka kesempatan bagi seluruh perempuan untuk bergabung tanpa persyaratan khusus.
Menurut Satry, fokus utama organisasi adalah membantu perempuan meningkatkan pengetahuan, potensi diri, dan keterampilan melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosial. Sejumlah program yang telah dilakukan antara lain seminar dan rapat kerja, sosialisasi melalui media, hingga pengembangan blog edukasi Wanita Assafah.
Ia menilai pendidikan keluarga menjadi hal penting karena pendidikan merupakan dasar kemajuan masyarakat. Namun perempuan di Fakfak masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses pendidikan, kesehatan reproduksi, dan kekerasan berbasis gender.
“Melalui pendidikan dan pengetahuan, perempuan bisa lebih mandiri, percaya diri, dan mampu menghadapi tantangan,” katanya.
Dalam waktu dekat, Wanita Assafah akan menjalankan program sosial berupa santunan 100 paket alat tulis bagi anak kurang mampu tingkat SMP. Selain itu juga akan digelar seminar dan pelatihan public speaking bagi remaja.
Satry berharap perempuan di Fakfak terus percaya diri dan berani mengembangkan potensi diri. “Setiap perempuan punya bakat dan potensi. Jangan takut memulai dari langkah kecil, karena bersama dan saling mendukung kita bisa lebih kuat dan berdaya,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....