Dinas Pertanian Fakfak Jamin Ketersediaan Hewan Kurban jelang Idul Adha
- 21 Mei 2026 13:27 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah yang diprediksi jatuh pada 27 Mei 2026, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak terus berupaya menjaga jaminan ketersediaan, keamanan, dan kelayakan hewan serta daging kurban di wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang beredar memenuhi syarat kesehatan dan aman dikonsumsi masyarakat.
Melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, pengawasan terhadap lalu lintas hewan kurban diperketat, terutama terhadap sapi dan kambing yang didatangkan dari luar daerah. Pemeriksaan dilakukan sejak sebelum hewan diberangkatkan hingga tiba di Kabupaten Fakfak.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Rosita La Ode Baddi mengatakan, pihaknya telah menerima pengiriman sapi kurban sebanyak 50 ekor menggunakan KMP Kalabia sekitar dua minggu lalu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 ekor merupakan permintaan untuk Kabupaten Kaimana.
“Untuk tahun ini sudah ada sapi kurban yang datang dua minggu lalu dengan KMP Kalabia sejumlah 50 ekor. Sebagian ada permintaan untuk Kabupaten Kaimana sebanyak 16 ekor,” ujar Rosita.
Ia menjelaskan, pengiriman tahap kedua juga akan segera tiba menggunakan KMP Kalabia dengan jumlah sekitar 100 ekor sapi yang diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat Fakfak. Selain sapi, terdapat pula pengiriman kambing sebanyak 30 ekor menggunakan KM Sabuk Nusantara 77 sesuai rekomendasi pemasukan ternak.
Rosita menambahkan, permintaan hewan kurban dari Kabupaten Kaimana diperkirakan masih bertambah, termasuk untuk kambing sekitar 15 ekor. Sementara itu, masyarakat Fakfak yang membutuhkan hewan kurban dapat menghubungi sejumlah penjual yang telah menyediakan hewan kurban di beberapa titik wilayah Fakfak.
Menurutnya, setiap hewan kurban yang masuk ke Fakfak telah melalui pemeriksaan kesehatan ketat dari daerah asal, termasuk pemeriksaan penyakit mulut dan kuku serta brucellosis. Seluruh hewan juga wajib dilengkapi dokumen kesehatan dan rekomendasi pengiriman melalui aplikasi resmi pemerintah provinsi sebelum diberangkatkan.
“Jadi lengkap surat-suratnya baru bisa dimuat. Intinya hewan kurban yang masuk sudah aman dan sesuai kriteria, tidak cacat dan sehat,” tegas Rosita. Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli hewan kurban dari penjual yang telah direkomendasikan sehingga kualitas dan kesehatan hewan tetap terjamin menjelang Idul Adha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....