Penjualan Sapi Kurban Fakfak jelang Idul Adha Alami Peningkatan
- 18 Mei 2026 11:34 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah, masyarakat Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mulai ramai memesan hewan kurban. Antusiasme umat Islam terlihat dari meningkatnya permintaan sapi kurban yang akan disembelih usai pelaksanaan salat Idul Adha tahun ini.
Aktivitas penjualan hewan kurban tampak ramai di sejumlah titik penjualan, salah satunya di kawasan sekitar Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak. Para pemasok mengaku pemesanan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari jumlah pembeli maupun jumlah hewan yang dipesan setiap kelompok atau komunitas.
Salah satu pemasok hewan kurban di Fakfak, Muhammad Nur Keliwida, mengatakan setiap tahun pihaknya rutin mendatangkan sapi kurban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Fakfak menjelang Idul Adha.
“Jadi setiap tahun tentu kami menyediakan hewan kurban untuk memenuhi kebutuhan kurban di Kabupaten Fakfak setiap pelaksanaan Idul Adha,” ujar Muhammad Nur Keliwida saat ditemui di lokasi penjualan hewan kurban sekitar Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak.
Ia memastikan seluruh sapi yang didatangkan dalam kondisi sehat dan telah melewati pemeriksaan ketat dari pihak karantina dan dokter hewan. Menurutnya, seluruh hewan kurban dipastikan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun penyakit Brucellosis sebelum dikirim ke Fakfak.
“Setiap hewan kurban yang kita masukkan di Kabupaten Fakfak Alhamdulillah sudah dinyatakan sehat, negatif dari Brusella maupun PMK,” katanya.
Muhammad menjelaskan, pada tahun 2026 pihaknya menyiapkan sekitar 150 ekor sapi kurban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Fakfak. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 ekor telah lebih dulu tiba di Fakfak, sementara 100 ekor lainnya dijadwalkan masuk pada Rabu, 20 Mei 2026.

Untuk harga, sapi kurban dijual dengan variasi yang berbeda tergantung ukuran dan bobot hewan. Harga sapi standar dibanderol mulai Rp15 juta hingga Rp20 juta per ekor, sementara sapi berukuran besar dijual hingga mencapai Rp25 juta per ekor.
Ia menambahkan, minat masyarakat tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun lalu. Jika sebelumnya pembeli rata-rata hanya memesan satu hingga dua ekor sapi, kini ada sejumlah komunitas yang memesan tiga hingga tujuh ekor sekaligus untuk kebutuhan kurban bersama.
“Sejauh ini yang sudah dibooking atau dipesan sudah lebih dari 30 ekor. Tahun ini saya melihat kebutuhan kurban agak meningkat dibanding tahun kemarin,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....