Solidaritas Jadi Kunci NSTR Bertahan sebagai Klub Futsal Mandiri di Fakfak

  • 14 Mei 2026 09:36 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Di tengah berbagai keterbatasan, NSTR Futsal Club tetap bertahan sebagai salah satu komunitas futsal aktif di Kabupaten Fakfak. Klub yang berdiri secara mandiri itu mengandalkan solidaritas antaranggota untuk menjaga eksistensi sekaligus mengembangkan futsal di daerah.

Presiden NSTR, H. Yahya Iriyanto Sarwadan mengatakan, tantangan terbesar dalam mengelola klub futsal di daerah bukan hanya soal finansial, tetapi juga menjaga kekompakan internal organisasi.

“Kalau di dalam sudah solid, apa yang direncanakan pasti bisa berjalan. Di NSTR kami selalu membangun rasa saling percaya dan keterbukaan, jadi kalau ada kesulitan ditanggung bersama,” katanya.

Saat ini NSTR memiliki sekitar 12 orang yang fokus mengelola manajemen klub. Sementara anggota lainnya tetap aktif membantu berbagai kegiatan organisasi, termasuk pelaksanaan turnamen dan kegiatan sosial.

Selain itu, sistem regenerasi juga terus dijalankan melalui pergantian manager setiap dua tahun sekali. Langkah tersebut dilakukan agar organisasi tetap berjalan sehat dan memberi ruang bagi anggota lain untuk belajar memimpin.

Humas NSTR Amin Wally menambahkan, hubungan antaranggota tidak hanya dibangun di lapangan futsal, tetapi juga melalui kegiatan kebersamaan dan sosial keagamaan.

“Kami sering berkumpul di luar kegiatan futsal. Kadang kalau sudah kumpul bisa sampai lupa waktu karena rasa kekeluargaan itu memang sudah terbentuk,” ujarnya.

Managernya NSTR, Syukur A. Rumalolas menambahkan, meski belum memiliki prestasi besar, NTSR mengaku bangga karena sejumlah pemain hasil pembinaan mereka kini mulai dipercaya memperkuat berbagai klub pada turnamen lokal. Menurut mereka, perkembangan kemampuan pemain menjadi pencapaian tersendiri bagi klub.

Ke depan, NTSR berharap seluruh komunitas futsal di Fakfak dapat terus bersinergi membangun olahraga tersebut agar semakin berkembang.

“Harapan kami suatu hari nanti Fakfak punya klub yang bisa menjadi kebanggaan daerah, bahkan Papua Barat,” tutup Syukur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....