Perjalanan NSTR FC, Dari Komunitas Kecil Menjadi Rumah Pecinta Futsal

  • 14 Mei 2026 05:29 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - NSTR Futsal Club terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu komunitas futsal yang aktif berkembang di Kabupaten Fakfak. Klub tersebut berdiri pada 15 Januari 2015 dan berawal dari komunitas kecil di lingkungan Kementerian Agama yang dibentuk oleh sejumlah pecinta futsal dengan latar belakang berbeda.

Presiden NSTR Futsal Club, H. Yahya Iriyanto Sarwadan mengatakan, pada awal pembentukan tim, para anggota merasa perlu membangun identitas baru yang lebih terbuka dan profesional sehingga lahirlah nama Nusantara FC yang kemudian disingkat menjadi NSTR FC.

“Karena anggota tim berasal dari berbagai suku dan latar belakang, akhirnya dipilih nama Nusantara FC atau NSTR. Filosofinya, NSTR ingin menjadi rumah bagi siapa saja yang mau belajar dan berkembang bersama di dunia futsal,” ujarnya dalam acara Ngobrol bareng komunitas di Pro 1 RRI Fakfak.

Acara Ngobras (Ngobrol bareng Komunitas) di studio Pro 1 RRI Fakfak

Ia menjelaskan, visi klub tidak hanya sekadar membentuk tim olahraga, tetapi menjadikan NSTR sebagai klub futsal profesional yang menjunjung tinggi sportivitas, nilai religius dan kekeluargaan. Sementara tujuan utama yang ingin dicapai adalah menghadirkan prestasi sekaligus memberi ruang positif bagi generasi muda di Fakfak.

Perjalanan NSTR selama lebih dari satu dekade pun terus berkembang. Meski awalnya berangkat dari komunitas kecil di lingkungan Kementerian Agama, kini anggota klub terdiri dari berbagai latar belakang. Menariknya, dari formasi awal tersebut hanya tersisa satu orang yang berasal dari lingkungan awal pembentukan klub dan akhirnya dipercaya menjadi Presiden NSTR Futsal Club.

Pada masa awal berdiri, NSTR sempat menjalankan pembinaan pemain muda melalui latihan rutin setiap Sabtu. Namun seiring waktu, klub mulai mengubah pola pembinaan dengan lebih fokus menghadirkan turnamen sebagai wadah pengembangan kemampuan pemain muda.

Manager NSTR, Syukur A. Rumalolas mengatakan, penyelenggaraan turnamen dinilai lebih efektif menjaga semangat latihan sekaligus memberi pengalaman bertanding bagi pemain muda di Fakfak.

“Kami melihat anak-anak lebih berkembang ketika punya ruang untuk bertanding. Karena itu kami mulai fokus membuat turnamen agar mereka tidak hanya latihan, tetapi juga merasakan atmosfer kompetisi,” katanya.

Langkah tersebut mulai terlihat melalui pelaksanaan NSTR Cup I pada Januari 2025 yang diikuti 48 klub dari Fakfak dan Sorong. Kini NSTR kembali menyiapkan turnamen berikutnya dengan konsep yang lebih besar dan profesional sebagai bagian dari upaya mendorong perkembangan futsal di Kabupaten Fakfak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....