PUSPAGA Fakfak Perkuat Pendampingan Keluarga dan Pencegahan KDRT

  • 11 Mei 2026 09:25 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah Kabupaten Fakfak terus memperkuat layanan pendampingan keluarga melalui PUSPAGA atau Pusat Pembelajaran Keluarga. Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sekaligus membangun ketahanan keluarga di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam dialog “Pengarusutamaan Gender” di RRI Fakfak bertema “Hadirnya PUSPAGA, Solusi Nyata Penguatan Keluarga di Fakfak”, Senin (11/5/2026), yang menghadirkan Kabid Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Rumah Tangga DP3AP2KB Fakfak, Santi Christine N. Patiran, SH., MH., bersama Kabid Pengarusutamaan Gender DP3AP2KB Fakfak, Salma Absofi, SE., MM.

Santi Christine menjelaskan, banyak persoalan keluarga yang sebenarnya dapat dicegah apabila masyarakat mau terbuka dan mencari bantuan sejak awal. Menurutnya, konflik rumah tangga yang terus dipendam berisiko berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.

“PUSPAGA hadir untuk membantu masyarakat mencari jalan keluar melalui konsultasi dan pendampingan. Jadi persoalan keluarga tidak perlu disimpan sendiri,” ujarnya.

Ia menuturkan, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan yang sering terjadi dalam rumah tangga, termasuk langkah yang harus dilakukan apabila mengalami ataupun menyaksikan tindakan kekerasan.

“Masih ada masyarakat yang belum memahami jenis kekerasan yang bisa dilaporkan. Karena itu edukasi terus kami lakukan agar masyarakat tahu kemana harus mencari bantuan,” katanya.

Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai prosedur. Apabila permasalahan masih dapat diselesaikan melalui konsultasi dan mediasi awal, maka penanganan dilakukan melalui layanan PUSPAGA. Namun untuk kasus yang membutuhkan penanganan lanjutan akan dirujuk kepada instansi terkait.

Dalam dialog tersebut juga disampaikan bahwa kasus KDRT kerap diibaratkan seperti fenomena gunung es karena banyak korban yang memilih diam akibat rasa takut, malu, maupun ketergantungan ekonomi terhadap pasangan.

Sementara itu, Kabid Pengarusutamaan Gender DP3AP2KB Fakfak, Salma Absofi, mengatakan pihaknya terus memperluas sosialisasi agar masyarakat lebih mengenal layanan pendampingan keluarga yang tersedia.

“Kami membuka layanan Sahabat Keluarga secara online maupun offline supaya masyarakat lebih mudah mendapatkan konsultasi dan pendampingan,” ujarnya.

Masyarakat dapat mengakses pelayanan dan pengaduan melalui kontak PUSPAGA di nomor 0822-4826-9911 dengan jaminan kerahasiaan bagi setiap pelapor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....