Mikroplastik dan Dampaknya bagi Lingkungan dan Kesehatan

  • 10 Mei 2026 07:46 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran sangat kecil (kurang dari 5 milimeter) yang tersebar luas di lingkungan. Partikel ini sudah menjadi salah satu isu lingkungan global karena sulit terurai dan dapat bertahan sangat lama di alam.

Dikutip dari waste4change.com mikroplastik terbagi menjadi dua jenis:

-Primer: dibuat langsung dalam ukuran kecil, misalnya dalam produk kosmetik atau pembersih tertentu.

-Sekunder: berasal dari pecahan plastik besar seperti botol, kantong plastik, atau jaring ikan yang hancur karena sinar matahari, air, dan gesekan.

Selain itu, serat dari pakaian sintetis seperti poliester juga menjadi sumber besar mikroplastik, terutama saat proses pencucian.

Mikroplastik kini ditemukan hampir di semua tempat seperti laut dan sungai, tanah pertanian, udara yang kita hirup, air minum, bahkan air kemasan. Artinya, mikroplastik sudah masuk ke seluruh siklus lingkungan.

Dampaknya:

Lingkungan: dapat dimakan oleh ikan dan hewan laut, mengganggu sistem pencernaan dan kesehatan mereka.

Rantai makanan: bisa berpindah dari organisme kecil ke hewan besar, bahkan manusia.

Kesehatan manusia: masih diteliti, tetapi ada kekhawatiran mikroplastik dapat memicu peradangan atau membawa zat kimia berbahaya ke dalam tubuh.

Karena plastik tidak mudah terurai, jumlah mikroplastik terus meningkat setiap tahun. Ini membuat masalahnya semakin serius jika tidak dikendalikan. Adapun cara mengurangi penyebaran mikroplastik yaitu:

-Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai

-Mengelola sampah dengan benar

-Memilih pakaian berbahan alami

-Mengurangi produk yang mengandung mikroplastik

-Mendukung daur ulang

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....