SMA Negeri 2 Fakfak Kembangkan Pusat Studi STEM Pala

  • 08 Mei 2026 13:34 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - SMA Negeri 2 Fakfak mulai mengembangkan pusat studi STEM lingkungan terpadu berbasis komoditas pala sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. Program tersebut diluncurkan dalam kegiatan kolaborasi bersama Dinas Perkebunan dan Politeknik Negeri Fakfak pada Jumat 8 Mei 2026.

Kepala SMA Negeri 2 Fakfak, Chandra Sri Ubayanti, M.Pd mengatakan program tersebut bertujuan membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga dan mengelola pala sebagai komoditas unggulan daerah. Menurutnya, sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan Orang Asli Papua yang berasal dari keluarga pemilik kebun pala.

“Yang mendasar sebetulnya dua hal, yaitu kesadaran untuk menjaga dan mengelola. Karena kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” ujar Chandra Sri Ubayanti.

Ia menjelaskan, konsep STEM yang diterapkan menggabungkan pendekatan Science, Technology, Engineering, dan Mathematics dalam proses belajar siswa. Melalui program tersebut, siswa tidak hanya menanam pala tetapi juga melakukan penelitian terhadap pertumbuhan tanaman.

“Ketika memelihara pala, anak-anak tidak hanya menunggu tumbuh, tetapi mereka akan meriset setiap minggu dan bulan terkait tinggi, diameter, hingga kesehatan tanaman,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, setiap kelompok siswa akan didampingi guru sebagai supervisor. Para siswa juga diminta memberi nama pada tanaman pala yang mereka rawat agar tumbuh rasa memiliki terhadap tanaman tersebut.

Selain menggandeng Dinas Perkebunan untuk dukungan bibit dan pengetahuan, sekolah juga melibatkan Politeknik Negeri Fakfak dalam pendampingan riset siswa. Kolaborasi itu diharapkan mampu memperkuat kemampuan penelitian pelajar sejak dini.

“Mahasiswa dan dosen nanti akan mendampingi anak-anak dalam proses riset supaya mereka lebih mengenal dunia penelitian,” ucapnya.

Untuk meningkatkan semangat siswa, pihak sekolah juga menyiapkan sistem penghargaan dalam bentuk lomba antarkelompok. Langkah tersebut dilakukan agar siswa tetap termotivasi merawat dan mengembangkan tanaman pala yang menjadi bagian dari identitas daerah Fakfak.

Program pusat studi STEM pala itu diharapkan menjadi model pembelajaran terpadu yang mampu melahirkan generasi muda peduli lingkungan, mencintai komoditas lokal, serta memiliki kemampuan riset dan inovasi di bidang pertanian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....